Pantauan detikcom, SBY tiba di lokasi, Wisma Proklamasi 41 Menteng, Jakarta Pusat, pukul 13.56 WIB. SBY langsung disambut Sekjen Demokrat Hinca Pandjaitan dan putra bungsunya yang juga Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR Edi Baskoro (Ibas) yang tiba lebih dulu.
Hinca mengatakan kedatangan SBY dan petinggi Demokrat lainnya untuk memantau hasil Pilkada 2018. Mereka akan memantau di sebuah ruangan yang diberi nama 'War Room'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR Edi Baskoro (Ibas) (Foto: Indra Komara/detikcom) |
"Saya sendiri baru tiba dari Bekasi menggunakan hak pilih. Di lantai 3 kami punya ruang monitoring, namanya War Room atau ruang berperang untuk memonitor 171 Pilkada dan kawan-kawan DPD untuk Pilgub yang 17, pemilihan kabupaten kota selebihnya. Semuanya sekarang standby melaporkan. Bahkan sebagian sudah masuk terutama dari Timur. Karena sekarang di sana sudah jam 15.00 WIT di sana. Data mulai masuk. Kami harap jam 17.00-18.00 WIB sudah terkumpul semua versi Demokrat," sambungnya.
Sebelumnya, SBY sekeluarga pagi tadi menggunakan hak suaranya di Cikeas, Bogor. Setelah mencoblos, SBY dan Ani mencelupkan jari kelingkingnya ke tinta, lalu memamerkan 10 jarinya.
"Nanti kalau satu dua tiga empat lima kan aman. Nanti kalau satu, dua, tiga, empat, nanti dikira mempengaruhi, makanya ini tangannya begini," kata SBY usai mencoblos.
SBY berpesan Pilkada 2018 berjalan jujur dan adil. SBY juga meminta setiap pihak harus legawa menerima kekalahan.
Saksikan juga video 'Harapan SBY di Pilkada 2018' berikut ini:
(idn/jbr)











































Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR Edi Baskoro (Ibas) (Foto: Indra Komara/detikcom)