Tidak hanya itu, petugas KPPS di beberapa TPS juga menggunakan kostum yang beragam seperti gaun pengantin atau seragam siswa SD. Seperti yang dilakukan oleh sekelompok remaja yang menjadi petugas KPPS di TPS 26 yang berada di Kelurahan Gunung Batu, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, misalnya. Tidak seperti pada umumnya, mereka sengaja menggunakan seragam Sekolah Dasar saat melakukan proses pemungutan suara.
"Ini sengaja kita lakukan untuk menarik minat masyarakat datang ke TPS, setidaknya mereka yang menunggu antrian jadi ada hiburannya. Suasana TPS juga jadi lebih ceria. Tapi sejauh ini Alhamdulillah antusias warga cukup tinggi untuk datang ke TPS," kata Ketua KPPS, Dessy Septiani, Rabu (27/6/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bagus sih, kreatif. Suasananya jadi lebih ceria. Lucu kan lihat anak-anak SD tapi sudah pada tua, pada berjenggot gitu," kata Neneng (38).
Lain TPS lain lagi ide yang digunakan. Petugas KPPS di TPS 6 Desa Pedurenan, Kecamatan Gunungsindur, Kabupaten Bogor sengaja menggunakan gaun pengantin yang lengkap dengan dekorasi dan taman pengantinnya. Para petugas KPPS tak ubahnya seperti para pengantin yang sedang merayakan resepsi pernikahan.
"Idenya sih baru semalam, kita cari cara supaya nuansa TPS-nya engga bikin jenuh, ketemu ide pakai gaun pengantin. Ini supaya yang datang engga bosan saja dan menarik minat masyarakat agar mau datang ke TPS," kata Yanti Karyati, salah satu petugas KPPS di TPS 6 Gunungsindur, Rabu (27/6/2018). (asp/asp)











































