5.000 Narapidana Ikut Nyoblos di Pilkada Sulsel 2018

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Rabu, 27 Jun 2018 11:47 WIB
Foto: Pencoblosan di Lapas Makassar. (M Taufiqqurrahman/detikcom).
Makassar - Meski berada di balik jeruji besi, warga lembaga pemasyarakatan (LP) tetap memenuhi hak politiknya dengan mencoblos dalam perhelatan Pilkada Serentak 2018. Tercatat ada 5.000 narapidana yang mencoblos hari ini di Sulawesi Selatan.

"Total yang mencoblos ada sekitar hampir 5.000 orang," kata Kepala Kantor Wilayah Kemenkum HAM Sulsel Imam Suyudi di Makassar, Rabu (27/6/2018).


Menurutnya, hampir setiap LP di Sulawesi Selatan menyediakan 1 TPS bagi warga binaannya. Namun, bagi LP yang memiliki warga binaan banyak, disediakan 2 TPS.

"Totalnya ada 24 rutan yang ada di Sulawesi Selatan," ucapnya.

5.000 Narapidana Ikut Nyoblos di Pilkada SulselFoto: Warga binaan lapas ikut Pilkada. (M Taufiqqurrahman/detikcom).

Dikatakan Imam, ada 3 narapidana teroris yang berada di bawah pengawasan LP Sulsel. Narapidana teroris itu disebut tidak ikut dalam daftar pemilih.

"Mereka bukan warga di sini, sehingga tidak mencoblos. Kan tidak boleh," ujar Imam.


Sementara itu, salah seorang narapidana di Klas 1 Makasar, Saenal mengatakan bahwa dirinya tetap ingin menggunakan hak politiknya.

"Saya juga mau memilih Gubernur karena semua orang mencoblos hari ini," kata Saenal yang dihukum kasus pidana ini. (fiq/elz)