DetikNews
Rabu 27 Juni 2018, 10:22 WIB

Masuk Kategori Rawan, TPS Prabowo Dipantau Bawaslu

Z - detikNews
Masuk Kategori Rawan, TPS Prabowo Dipantau Bawaslu Anggota Bawaslu RI Rahmat Bagja Foto: Zunita/detikcom
FOKUS BERITA: Pilkada Serentak 2018
Bogor - Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Rahmat Bagja, datang ke TPS 17 Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dia memantau TPS yang akan jadi tempat Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mencoblos.

Rahmat tiba di TPS 17 Hambalang, Rabu (27/6/2018) pukul 09.00 WIB. Rahmat datang bersama anggota pemantau KPU luar negeri terkait program election studies.

Rahmat mengatakan, kedatangannya untuk melakukan pemantauan karena TPS ini termasuk salah satu TPS rawan dalam Pilkada Serentak 2018.

"Kami ada program election studies mengundang teman-teman pemantau luar negeri dan juga KPU-KPU, ada sekitar 14 KPU luar negeri berkunjung ke Indonesia untuk lihat Pilkada dan kami berikan informasi ke teman-teman tersebut kamu yang mana, kita berikan pilihan. Ini salah satu TPS yang rawan karena salah satu parpol mantan capres itu ada di sini sehingga dan akan lanjut lagi jadi presiden. Di beberapa tempat daerah tertentu luar negeri juga jadi perhatian tempat-tempat seperti itu, ujarnya.


Menurut Rahmat, Bawaslu akan melakukan pengawasan agar pencoblosan di TPS ini berlangsung dengan jujur dan adil. Pengawasan di TPS 17 Hambalang sendiri menurutnya sudah ketat.

"Ini sudah ketat, teman-teman pengawas TPS sudah fokus kepada tempat yang ada pada kategori rawan, tapi rawannya bukan rawan tinggi ini masih rawan sedang. Kenapa? Karena ada salah satu ketua parpol di sini," ucapnya.

Rahmat mengatakan, panitia akan melakukan pengawasan menyeluruh di TPS-TPS di wilayah Hambalang. Pihaknya juga akan mengawasi setiap kecurangan, termasuk adanya politik uang.


"Ini banyak kejadian, di Sumut politik uang, Lampung politik uang, sembako di mana-mana. Ini kita lagi minta Panwas agar lebih awas terhadap politik uang karena politik uang itu dimulai akhir masa tenang. H-1 sebelum pemungutan suara terjadi politik uang," ucapnya.

"Kalau ada politik uang itu kita tindaklanjuti," sambungnya.

Anda pemilik hak pilih di Pilkada Serentak 2018? Jangan ragu untuk menggunakan suara Anda! Kirimkan juga foto-foto TPS unik tempat anda mencoblos. Jangan lupa cantumkan nomor telepon Anda untuk kami hubungi.
(hri/fdn)
FOKUS BERITA: Pilkada Serentak 2018
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed