"Kami mengingatkan agar Geraldine tidak mengulangi perbuatan yang sama karena bisa berdampak negatif bagi anak," kata Ketua KPAI Susanto dalam keterangannya kepada detikcom, Rabu (27/6/2018).
KPAI mengkhawatirkan perilaku Anya Geraldine di media sosial berdampak terhadap anak-anak, sebab perilaku anak 70% dipengaruhi oleh proses lingkungan. Tayangan di media, hingga konten-konten di media sosial tentu mempengaruhi cara berpikir dan perilaku anak-anak khususnya generasi milenial.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apalagi, saat ini semangat penguatan pendidikan karakter telah menjadi komitmen besar negara. Tentu semua pihak harus punya napas yang sama," tambahnya.
Anya Geraldine pernah dipanggil KPAI pada tahun 2016 lalu karena video mesranya yang diunggah di Youtube. Belakangan, Anya kembali berulah dengan kontroversi posenya di media sosial yang dinilai kurang pantas.
KPAI mengingatkan Anya untuk berhenti bertingkah atau berpose yang membuat kontroversi.
"Jika masih mengulangi lagi perilaku yang sama dengan sebelumnya, KPAI akan mempertimbangkan untuk pemanggilan kembali. Ini semata-mata untuk memastikan perlindungan anak yang lebih baik," tuturnya.
Tonton video Pose Seksi Anya Geraldine yang Disorot KPAI (Lagi):












































