Ledakan Bom di Mesir, Korban Tewas Bertambah Jadi 45 Orang
Sabtu, 23 Jul 2005 09:23 WIB
Jakarta - Korban akibat ledakan bom beruntun di resor Sham El Sheik di Laut Merah, Mesir, bertambah. Data terakhir menunjukkan setidaknya 45 orang tewas dan 200 orang lainnya luka-luka. Para wisatawan yang kebingungan dilaporkan berkeliaran di jalan-jalan. Sementara tim penyelamat mencari dan mengevakuasi korban yang meninggal maupun luka-luka. Ambulans pun lalu lalang mengangkut korban."Kelihatannya banyak mayat yang terserakkan di seberang jalan. Dekat satu kafe. Sangat mengerikan," kata polisi Inggris Chris Reynolds, seorang turis dari Birmingham, Inggris, kepada stasiun televisi BBC melalui telepon, Sabtu (23/7/2005)Menurut petugas keamanan setempat, setidaknya empat buah bruk berisi bom digunakan dalam serangan paling mematikan di Mesir dalam satu dekade ini. Salah satu truk itu melintas di depan hotel The Ghazala Gardens, hotel bintang empat dengan 176 kamar di Teluk Naama.Menurut seorang saksi, Amal Mustafa, The Ghazala Gardens benar-benar hancur. Rekaman video dari hotel juga menunjukkan bagian dinding hotel yang terbakar serta runtuh.Bom mobil juga meledak di Pasar Lama dan menewaskan 17 orang yang dipercaya sebagai warga Mesir. Ledakan lain terjadi di dekat Hotel Movenpick Hotel.Pejabat keamanan menyebut jumlah korban meninggal 45 orang dan 200 orang terluka. Sementara Menteri Dalam Negeri menyebut angka korban meninggal 31 orang dan 107 orang terluka. Korban meninggal termasuk warga Inggris, Rusia, Belanda, Kuwait, Arab Saudi, Qatar, dan Mesir.
(gtp/)











































