detikNews
Selasa 26 Juni 2018, 19:05 WIB

Habiburokhman Beri Kesempatan Pelapor 'Mudik Neraka' Minta Maaf

Samsdhuha Wildansyah - detikNews
Habiburokhman Beri Kesempatan Pelapor Mudik Neraka Minta Maaf Habiburokhman (Indra/detikcom)
Jakarta - Ketua Bidang Advokasi DPP Gerindra Habiburokhman memberi kesempatan kepada pihak yang melaporkannya soal 'mudik neraka' untuk meminta maaf. Sudah ada pihak yang melaporkan Habiburokhman ke polisi soal pernyataan 'mudik neraka'.

"Yang jelas, ada dua orang yang membuat laporan ke polisi, nuduh saya berbohong, tapi saya sudah laporkan balik. Tapi memang saya tetap berikan kesempatan mereka untuk minta maaf di bulan Syawal ini," kata Habiburokhman di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (26/6/2018).

Habiburokhman mengatakan sudah melaporkan balik kedua orang itu ke Bareskrim Polri. Ia mengatakan laporannya tidak akan dicabut hingga bulan Syawal selesai jika kedua orang itu tidak meminta maaf.

"Masalahnya, mereka menuduh saya berbohong, berbohong apa? Kan jelas kok, saya pikir mereka berpikir 7 kalilah dengan bukti-bukti saya ini," imbuhnya.


Habiburokhman mengaku bingung dengan pasal yang ditudingkan ke dirinya dalam pelaporan itu. Ia merasa ucapannya tidak salah karena mengkritik pemerintah agar tahun depan tidak terjadi hal serupa.

"Saya orang hukum, saya juga bingung itu alternatif yang dilaporkan 28 ITE menyebarkan informasi menimbulkan kebencian berdasarkan SARA, SARA-nya di mana, kebenciannya di mana? Lalu Pasal 14 atau 15 UU No 1 menyebarkan informasi bohong membuat keonaran, keoanaran apa? Keonaran apa yang bisa timbul dari pernyataan saya? Orang kita menyampaikan kritik," kata Habiburokhman.

Ketika ditanya terkait tudingan netizen di medsos, ia mengatakan ingin mengejar orang-orang yang menudingnya di medsos.

"Kalau menuding di medsos, pertama, saya nggak yakin itu orang, juga mungkin itu akun yang orangnya nggak ada. Jadi kita mau kejar juga, tapi itu lagi kita cadangkan hak kita. Sudah terverifikasi, tinggal dilaporkan, banyak sekali. Ada beberapa nanti saya kasih tahu kalau saya sudah buat laporan," imbuhnya.

Sebelumnya, mahasiswa bernama Danick Danoko melaporkan Habiburokhman ke Polda Metro Jaya pada Rabu (20/6). Esok harinya, LSM Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia (Jari 98) juga melaporkan Habiburokhman ke Polda Banten pada Kamis (21/6).
(nvl/nvl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed