DetikNews
Senin 25 Juni 2018, 20:46 WIB

Kocak! Polda Kalsel Buat Video Parodi Pilkada Damai

Herianto Batubara - detikNews
Kocak! Polda Kalsel Buat Video Parodi Pilkada Damai Foto: Video parodi Polda Kalsel terkait ajakan Pilkada damai (istimewa)
Banjarmasin - Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) membuat video parodi terkait pelaksanaan Pilkada Serentak 2018. Lewat video ini, Polda Kalsel ingin mengajak masyarakat mensukseskan Pilkada dengan damai dan tanpa politik uang.

Dilihat detikcom, video parodi ini diunggah lewat akun YouTube, Senin (25/6/2018). Video berdurasi satu menit ini berjudul 'Kocak!!! Ajakan Pilkada Damai 2018 Polda Kalsel'.

Dalam video ini, Polda Kalsel memparodikan iklan sebuah supermarket. Liriknya diubah terkait ajakan Pilkada Damai, anti-hoax atau berita bohong, anti-politik uang dan provokasi. Berikut liriknya:

Sebentar lagi Pilkada, jangan sampai Anda lupa, demi harapan masa depan.
Jangan sampai tergoda politik uang, hindari berita hoax.
Lupakan saling provokasi, jagalah Pemilu damai.
Polda siap ikut menjaga, Pemilu damai seksama.
Pilkada oh Pilkada, mari kita sambut gembira. Kita jaga damai bersama.

[Gambas:Youtube]


Kapolda Kalsel Brigjen Rachmad Mulyana juga ikut terlibat dalam bagian video itu. Dia mengimbau warga untuk menggunakan hak pilih pada Pemilu Serentak, Rabu (27/6).

"Gunakan hak pilih Anda. Mari ciptakan Pemilu damai untuk Kalimantan Selatan yang lebih baik," ujar Brigjen Rachmad.

Kabid Humas Polda Kalsel AKBP Mochamad Rifai mengatakan, video parodi tersebut memang dibuat pihaknya untuk menyemarakkan Pilkada Serentak.

"Intinya mengajak kita semua ikut berpartisipasi, penyelenggaraan Pilkada dapat berjalan lancar dan aman serta masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan baik," kata AKBP Mochamad Rifai saat dihubungi detikcom.

AKBP Mochamad Rifai menegaskan, Polda Kalsel siap mengamankan pelaksaan Pilkada Serentak 2018. Ada 1.588 personel termasuk BKO dari TNI untuk pengamanan. "dibantu TNI di 4 kabupaten yang melaksanakan Pilkada," katanya.

Polda Kalsel berharap masyarakat bisa melaksanakan Pilkada dengan damai. Dia juga mengimbau masyarakat tidak terlibat politik uang, waspada dengan adanya berita hoax dan provokasi.
(hri/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed