Jenazah Dua Awak Pesawat Bronco Dievakuasi
Jumat, 22 Jul 2005 18:18 WIB
Malang - Dua awak pesawat tempur OV-10F Bronco, Mayor (Pnb) Robi dan Lettu (Pnb) Harcus tewas. Jenazah keduanya ditemukan di sekitar pesawat yang naas itu. Bagian-bagian tubuh mereka sudah disatukan dan dievakuasi. Jenazah kedua awak pesawat tempur itu memang tidak utuh lagi. Ada bagian tubuh yang ditemukan di dalam pesawat, namun ada yang ditemukan di luar pesawat. Namun, saat ditemukan, badan keduanya masih terbalut pakaian pilot mereka yang berwarna oranye. Namun, tim evakuasi yang terdiri dari Tim SAR dan Paskas TNI AU berhasil menyatukan tubuh mereka. Identitas keduanya pun sudah diketahui, sehingga jenazah tidak akan tertukar. Sekitar pukul 17.00 WIB, Jumat (22/7/2005), kedua jenazah ini sudah dimasukkan ke dalam kantong mayat. Kemudian, sekitar pukul 17.30 WIB, kedua jenazah digotong oleh tim evakuasi menuruni bukit. Kedua jenazah ini akan digotong hingga Desa Gading Kembar. Menurut salah seorang Tim SAR, selanjutnya kedua jenazah akan diangkut dengan helikopter menuju RS Lanud Abdurrahman Saleh. Pesawat bercat biru muda ini jatuh di atas bukit di Gunung Limas, Desa Nagrek Sari, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Pesawat ini ditemukan pertama kali pukul 12.00 WIB, Jumat (22/7/2005). Sekitar pukul 17.40 WIB, evakuasi bangkai pesawat juga nyaris selesai dilakukan. Bangkai pesawat yang sudah dipotong-potong itu juga digotong oleh Tim SAR dan Paskhas TNI AU, serta masyarakat ke Desa Gading Kembar. Saat proses evakuasi dua awak dan bangkai pesawat itu, ratusan orang kampung setempat memang turut membantu. Mereka bahu membahu dengan tim evakuasi untuk memotong-motong bangkai pesawat. Tim evakuasi juga telah menemukan kotak hitam pesawat ini. Menurut salah seorang Tim SAR, kotak hitam itu ditemukan sekitar pukul 15.30 WIB, tidak jauh dari bangkai pesawat. Dengan kotak hitam inilah, penyebab jatuhnya pesawat yang dibeli Indonesia pada 1976 itu akan bisa diketahui.
(asy/)











































