"Partai Golkar dalam Pilkada serentak 2018 ini menargetkan kemenangan 56% dari pasangan kepala daerah yang secara resmi diusung Partai Golkar," kata Airlangga di DPP Partai Golkar, Jl Anggrek Neli Murni, Jakarta Barat, Senin (25/6/2018).
"Kepada seluruh kader Partai Golkar yang mencalonkan diri menjadi kepala daerah, kami menyampaikan selamat berjuang dan tetap semangat untuk merebut kemenangan. Semoga perjuangannya tetap ada dalam lindungan Allah SWT, Tuhan Yang Mahakuasa," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mengimbau kepada seluruh masyarakat dalam menghadapi pilkada ini agar memanfaatkan seoptimal mungkin hak politiknya sebagai
warga negara RI dan tetap menjaga suasana kondusif, penuh dengan kegembiraan, dan tetap menjaga persaudaraan dan persatuan agar Pilkada berlangsung dengan damai, tertib, lancar dan menghasilkan pemimpin yang terbaik di daerahnya," sebut Airlangga.
Dia pun menyebut Golkar sudah menyiapkan pengawalan dalam menghadapi Pilkada serentak pada Rabu (27/6) mendatang. Airlangga mengatakan, Golkar pun mengandalkan para saksi yang telah mendapatkan bimbingan teknis di tiap TPS.
"Partai Golkar dalam menghadapi Pilkada serentak tahun 2018 di 171 provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia telah siap mengawal, mengawasi, dan memenangkan calon kepala daerah yang diusung dan didukung Partai Golkar dengan menerjunkan para saksi yang telah di-bimtek (bimbingan teknis) di setiap TPS," tuturnya.
Airlangga kemudian menyampaikan apresiasi kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang telah mengeluarkan surat edaran terkait netralitas pilkada. Dia sekaligus meminta kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk turut bersikap netral dalam pilkada sebagai diatur lewat perundang-undangan.
Baca juga: KPU: Jangan Lupa Cek DPT Sebelum Nyoblos |
"Mengapresiasi kepada Kapolri yang telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) kepada seluruh jajaran kepolisian untuk bersikap netral dan profesional. Kami mendukung atas langkah tersebut sebagai bentuk netralitas Polri, juga TNI, dan BIN dalam upaya menegakkan demokrasi yang berkualitas dalam Pilkada. Demikian pula, kami juga meminta kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk bersikap netral dalam Pilkada sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku," tutur Menteri Perindustrian itu.
Terakhir, Airlangga menyampaikan harapannya kepada penyelenggara pilkada. Dia meminta KPUD dan Bawaslu daerah untuk bekerja secara profesional.
"Meminta kepada penyelenggara pilkada di daerah, baik KPUD dan Bawaslu di daerah, untuk bekerja secara profesional dalam menyelenggarakan pemilihan kepala daerah di wilayah masing-masing," tutupnya. (tsa/elz)











































