Pesawat Pembawa Logistik Pilkada Ditembak, Ini Penjelasan Kapolri

Zunita Amalia Putri - detikNews
Senin, 25 Jun 2018 16:57 WIB
Kapolri Jenderal Tito Karnavian (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta - Pesawat Trigana Air yang membawa logistik Pilkada Papua ditembak kelompok kriminal sipil bersenjata (KKSB) di Bandara Kenyam. Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebut pesawat itu ditembak dari samping saat sedang berputar dan melukai pilot.

"Ini lagi muter, turning, dan ditembak samping. Akibatnya, pilotnya tertembak, sementara yang 15 penumpang nggak ada yang jadi korban. Penumpang sempat turun dan ngejar pelakunya," kata Tito di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (25/6/2018).


Tito menyebut peristiwa itu terjadi pagi tadi pukul 09.35 WIT. Pesawat itu mengangkut 15 anggota Brimob yang bertugas untuk pengamanan Pilkada ke Kabupaten Nduga. Tito menyebut dua hari sebelum peristiwa ini juga ada penembakan yang diduga berasal dari kelompok yang sama.

"Kemudian pesawatnya sudah mendarat. Ini dua hari lalu juga ada penembakan, tapi dari bawah dan nggak ada korban. Yang ini pesawat sudah mendarat," terangnya.

"Bahkan ada informasi kelompok ini bahkan lari sambil nembak-nembak masyarakat. Ada tiga yang dilukai. Saya belum tahu apa lukanya, berat, ringan, atau buruk," sambungnya.


Sebelumnya diberitakan, pesawat Trigana Air ditembak kelompok kriminal sipil bersenjata (KKSB) di Bandara Kenyam. Pesawat itu mengangkut anggota Brimob Polda Papua ke Kabupaten Nduga. Akibatnya, pilot Ahmad Kamil (27) mengalami luka di punggung.

Penembakan itu terjadi Senin (26/6) sekitar pukul 09.45 WIT. "Benar. Pesawat Trigana Twin Otter yang mengangkut personel pengamanan pilkada ke Kabupaten Nduga saat mendarat ditembak kelompok KKSB," ujar Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Muh Aidi, saat dimintai konfirmasi detikcom, Senin (25/6). (ams/asp)