Peternak yang Hewannya Dimusnahkan Dapat Penggantian
Jumat, 22 Jul 2005 17:07 WIB
Jakarta - Pemerintah akan memberikan kompensasi berupa konversi harga bibit dan pakan ternak bagi peternak yang hewannya dimusnahkan akibat terjangkit virus flu burung."Kompensasinya berupa konversi harga bibit ditambah pakan selama tiga bulan," ungkap Wapres Jusuf Kalla di Kantor Wapres, Jl. Medan merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (22/7/2005).Kalla mengungkapkan, dia telah menginstruksikan Mentan Anton Apriantono untuk memusnahkan seluruh ternak yang diketahui mengidap virus flu burung. Bukan hanya peternakan yang positif terjangkit flu burung saja yang akan mendapat kompensasi, peternakan lainnya yang ada dalam radius tiga kilometer dari pusat endemi juga akan memperoleh penggantian. Agar tidak merugikan rakyat kecil, peternak tersebut akan diberikan kompensasi yang sepadan.Wakil Ketua MPR RI Aksa Mahmud yang ditemui secara terpisah di Istana Negara, menilai sebaiknya penanggulangan virus flu burung mendapatkan prioritas anggaran. Terutama untuk membiayai dana kompensasi bagi peternak kecil. "Saya pikir ironis ketika banyak peternak yang ternaknya dimusnahkan, anggota DPR justru minta kenaikan gaji dan tunjangan renovasi rumah dinas," kritik Aksa.Seperti diberitakan sebelumnya, di tengah maraknya kasus flu burung dan sejumlah wabah penyakit lainnya, anggota DPR RI justru mengajukan anggaran renovasi rumah dinas senilai Rp 36 miliar kepada BURT DPR. Jika hal itu disetujui, setiap wakil rakyat nantinya akan menerima tunjangan Rp 66 juta.
(umi/)











































