DetikNews
Senin 25 Juni 2018, 11:55 WIB

Cagub Maluku Utara Ahmad Mus Dipanggil KPK

Nur Indah Fatmawati - detikNews
Cagub Maluku Utara Ahmad Mus Dipanggil KPK Ahmad Hidayat Mus (Foto: Facebook)
Jakarta - Penyidik KPK memanggil Ahmad Hidayat Mus untuk diperiksa sebagai tersangka kasus pembebasan lahan fiktif. Status tersangka itu disematkan KPK terkait jabatan Ahmad sebagai Bupati Kepulauan Sula.

Sedangkan saat ini Ahmad berstatus sebagai calon Gubernur Maluku Utara. Ini merupakan pemanggilan perdana Ahmad sebagai tersangka.


"Hari ini AHM (Ahmad Hidayat Mus) diagendakan diperiksa sebagai tersangka," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Senin (25/6/2018).

Ahmad diumumkan sebagai tersangka pada Jumat (16/3) bersama adiknya, Zainal Mus. Keduanya diduga melakukan korupsi dengan modus pengadaan proyek fiktif, yaitu pembebasan lahan Bandara Bobong pada APBD Kabupaten Kepulauan Sula 2009. Saat itu, Ahmad berstatus sebagai Bupati Kabupaten Kepulauan Sula 2005-2010, sedangkan Zainal selaku Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Sula 2009-2014.

Diduga anggaran untuk proyek tersebut sudah dicairkan, yang kemudian dikorupsi keduanya. Dugaan kerugian negara berdasarkan perhitungan dan koordinasi dengan BPK sebesar Rp 3,4 miliar sesuai jumlah pencairan SP2D kas daerah.


Senilai Rp 1,5 miliar diduga ditransfer kepada Zainal Mus sebagai pemegang surat kuasa menerima pembayaran pelepasan tanah dan senilai Rp 850 juta diterima oleh Ahmad melalui pihak lain untuk menyamarkan. Sedangkan sisanya mengalir ke pihak lain.

Hingga kini keduanya belum ditahan. Ahmad Mus juga telah mengajukan praperadilan terhadap KPK, namun telah ditolak hakim pada Rabu (25/4).
(nif/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed