DetikNews
Senin 25 Juni 2018, 11:36 WIB

JK Bicara soal Ahok dan Pilgub DKI: Tak Ada Perpecahan Agama

Rina Atriana - detikNews
JK Bicara soal Ahok dan Pilgub DKI: Tak Ada Perpecahan Agama Wapres JK memberi kuliah umum di Istana Wapres. Foto: Rina Atriana/detikcom
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) 'flashback' saat membahas soal Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Pilkada DKI Jakarta. Menurut JK, tak ada perpecahan agama saat pilkada digelar 2017 lalu.

Hal tersebut disampaikan JK saat memberi kuliah umum kepada Peserta PPRA LVII dan PPRA LVIII Tahun 2018 Lemhanas RI di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (25/6/2018). JK memang tengah membahas soal contoh-contoh pemilu yang pernah digelar di Indonesia.

"Lebih banyak Islam memilih Ahok daripada yang bukan. Jadi tidak terbelah. Bahwa suka, apa yang disukai, itu ya urusan politik, tapi tidak menyebabkan perpecahan agama, sama sekali tidak," ujar JK.


JK menjelaskan, umat Islam di Jakarta berjumlah kira-kira 78%. Dari jumlah tersebut banyak yang memilih Ahok saat pilkada.

"Banyak orang mengatakan, wah, jakarta terbelah, apanya terbelah saya bilang? Waktu pilkada. Di Jakarta ini penduduk islam kurang lebih 78 persen, lebih tinggi. Non-Islam 22 persen. Yang pilih Ahok 43 persen, artinya lebih banyak Islam pilih Ahok, dibanding non Islam, sekiranya semua memilih Ahok, padahal tentu tidak," tutur JK.

Menurut JK adalah hal biasa apabila ada demo-demo saat pilkada. Seandainya terbelah, JK berpendapat Anies akan mendapat 80 persen suara.

"Bahwa ada demo-demo, ya iya, biasa, tapi tidak menyebabkan hasil pemilu itu, betul-betul orang terbelah karena pilkada, tidak, seperti itu. Sekiranya terbelah, Anies akan dapat 80 persen, ternyata tidak, hanya dapat 56 persen," jelas JK.


(rna/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed