Dinkes Beri Penyuluhan Flu Burung di Sekolah Anak Iwan

Dinkes Beri Penyuluhan Flu Burung di Sekolah Anak Iwan

- detikNews
Jumat, 22 Jul 2005 16:17 WIB
Tangerang - SMP Al Azhar Bumi Serpong Damai, tempat putra pertama almarhum Iwan Siswara, Fariz Rizki Nurrahman, menimba ilmu diberi penyuluhan flu burung. Pesertanya membludak. Siswa antusias mendengarkan ihwal virus mematikan itu.Penyuluhan diberikan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang yang bekerja sama dengan Departemen Kesehatan, WHO, Dinas Pertanian dan Peternakan.Siswa-siswi tampak berduyun-duyun mendatangi lantai II, SMP Al Azhar Bumi Serpong Damai, Tangerang, Jumat (22/7/2005)."Pesertanya membludak, penuh," kata Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Kabupaten Tangerang dr Yuliah di kantor Dinkes Kabupaten Tangerang, Jl Daan Mogot, Jumat (22/7/2005).Penyuluhan diberikan untuk menghapus kekhawatiran orangtua murid atas kasus flu burung yang menyebabkan auditor BPK Iwan Siswara dan dua putrinya meninggal dunia."Karena sempat ada kecemasan dari pihak orang tua atas kasus yang menimpa keluarga Iwan," ujarnya.Dalam penyuluhan tersebut dijelaskan, masa inkubasi virus flu burung sudah habis mengingat peristiwa yang mengenaskan tersebut telah berlangsung selama sebulan terhitung sejak Sabrina Nurul Aisyah (8) dirawat pada 28 Juni 2005."Masa inkubasi virus flu burung yakni 3 sampai 7 hari. Inkubasi bisa dikatakan awal masuknya virus ke dalam tubuh sampai dengan timbulnya gejala penyakit. Kalau sudah lewat masa inkubasi berarti sudah tidak dapat lagi menularkan ke manusia. Jadinya aman," urai Yuliah.Dinkes Tangerang berkoordinasi dengan Depkes akan terus memantau warga di sekitar Villa Melati Mas, lokasi rumah almarhum Iwan. Teknis pemantauan dilakukan Puskesmas dengan cara membagi-bagikan blangko radang paru-paru.Blangko berisi gejala penyakit yang menyebabkan radang paru-paru yakni demam, batuk, pilek dan sesak nafas. "Itu kita lakukan tiap hari kemungkinan sampai tanggal 23 Juli," kata dia.Tindakan Dinkes Tangerang antara lain meminta laporan dari klinik ataupun rumah sakit bila ada pasien yang memiliki gejala serupa. "Kalau ada pasien yang gejalanya seperti itu maka harus segera dilaporkan di Dinkes," imbuhnya.Iwan Siswara mempunyai 3 anak, yaitu Fariz Rizki Nurrahman (12), Sabrina Nurul Aisyah (8) dan Thalita Nurul Azizah (1). Dua nama yang terakhir telah meninggal dunia karena flu burung, demikian juga sang ayah. Kini keluarga ini tinggal Fariz dan sang ibu, Lien Rosalinda (37). (aan/)


Berita Terkait