DetikNews
Minggu 24 Juni 2018, 09:45 WIB

Sandi Berangkat ke AS Lihat Teknologi yang Bisa Urai Kemacetan

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Sandi Berangkat ke AS Lihat Teknologi yang Bisa Urai Kemacetan Foto: Wagub DKI Sandiaga Uno (Indra Komara/detikcom)
Jakarta - Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta Sandiaga Uno hari ini terbang ke Amerika Serikat (AS). Sandi terbang ke AS untuk meninjau center for mobility yang bisa mengurangi kemacetan di kota besar.

"(Pak Sandi penerbangan) pukul 00.14 WIB. Dari kita (Pemprov), beliau didampingi oleh bagian Kerjasama Luar Negeri (Biro KDH KLN)," Kata Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerja Sama Luar Negeri Setda Provinsi DKI Jakarta M Mawardi, kepada detikcom, Minggu (26/6/2018).

Sebelumnya, Sandiaga mengatakan akan mengunjungi AS dari tanggal 24-30 Juni 2018. Dia mengatakan kehadirannya di Amerika Serikat nanti karena mendapat undangan dari 4 lembaga.

"Pertama dari lembaga Massachusetts Institute of Technology untuk meninjau center for mobility, yang sekarang dengan kemampuan teknologi dan digital bisa mengurangi kemacetan lebih kurang 30 persen dengan penggunaan teknologi di lampu-lampu lalu lintas, jadi lampu merah. Dan ini mengikuti data-data atau big data analytics. Jadi saya akan dipresentasikannya itu," kata Sandi di Jakarta Timur, Senin (18/6/2018).

Kedua, Sandi mendapat undangan dari Global Resilianse Center. Undangan tersebut berkaitan dengan ketahanan kota tentang ancaman, termasuk ancaman perubahan iklim, ancaman data, sampai cyber security.

"Setelah itu saya ke New York. Di New York ada rencana untuk meneruskan kerja dari pemerintah sebelumnya berkaitan C40, yaitu 40 kota di dunia yang menyiapkan diri untuk menghadapi perubahan iklim. Nah itu nanti ada pertemuan lanjutan," tutur Sandi.

Setelah itu, tambahnya, Sandi diundang dalam pertemuan dengan mahasiswa Indonesia di Boston dan New York.

Seperti diketahui, ini bukan pertama kalinya Sandi bertolak ke luar negeri setelah menjabat sebagai wakil gubernur. Sebelumnya, pada Februari 2018 Sandi juga melakukan lawatan ke Tokyo, Jepang untuk belajar persiapan Olimpiade Tokyo 2020 yang akan diterapkan dalam Asian Games.



Ini dia 'Alasan sandi Perluasan Ganjil-Genap Saat Asian Games'! Simak video selengkapnya di 20Detik:

[Gambas:Video 20detik]




(knv/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed