Agum dan Ribuan Orang Antarkan Sultan Deli XIII ke Pemakaman

Agum dan Ribuan Orang Antarkan Sultan Deli XIII ke Pemakaman

- detikNews
Jumat, 22 Jul 2005 15:20 WIB
Medan - Ribuan orang menghadiri pemakaman Letkol (inf) Tito Otteman yang juga Sultan Deli XIII, salah satu korban kecelakaan pesawat CN 235 milik TNI AU. Jenderal (Purn) Agum Gumelar yang merupakan ayah angkat korban juga terlihat di antara rombongan pelayat. Jenazah Komandan Batalyon Infanteri 312 Kala Sakti, Brigif 15 Kujang II, Kodam III Siliwangi itu dimakamkan secara militer sekitar pukul 14.00 WIB, Jumat (22/7/2005) di halaman belakang Masjid Al Mashun. Upacara pemakaman itu dipimpin oleh Panglima Kodam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Sriyanto M.Jenazah sultan dibawa dari persemayaman di Istana Maimun, Jl. Brigjen Katamso, Medan, setelah pelantikan putra pertamanya Tengku Aria Mahmud Perkasa Alam sebagai Sultan Deli XIV. Dengan upacara militer, jenazah selanjutnya dibawa berjalan kaki sekitar 400meter menuju Masjid Raya Al Mashun, di JL. Masjid Raya.Peti jenazah diletakkan dalam keranda jenazah berwarna kuning dengan bermacam hiasan dan payung. Tak urung ruas Jl. Brigjen Katamso dan Jl. Masjid Raya sempat ditutup sementara saat iring-iringan pembawa jenazah melewati jalan tersebut.Pemakaman Almarhum Tito Otteman dihadiri tak kurang dari 3.000 orang. Tampak beberapa tokoh, antara lain, Ketua Umum KONI Agum Gumelar, Sekda Provinsi Sumut Mukhyan Tambuse serta mantan Gubernur Sulawesi Selatan yang juga mertua Tito Otteman, Zainal Basri Palaguna. Suasana duka terlihat menyelimuti areal pemakaman yang merupakan makam khusus keluarga kesultanan. Isak tangis kerap terdengar di sela-sela prosesi pemakaman. Istri Almarhum Tito Otteman, Siska Marabintang Palaguna terlihat terus mengucurkan air mata. Sementara putra tertua yang masih berusia delapan tahun, turut menabur bunga.Makam Tito Otteman, yang dilahirkan di Malaysia pada 30 Agustus 1966 itu berada persis di samping makam ayah dan ibunya. Ayahnya Sultan Deli XII Sultan Azmy Perkasa Alam Alhaj meninggal dunia pada 4 Mei 1998. Sedangkan ibunya bernama Tengku Hj. Zainab Zulhari. (asy/)


Berita Terkait