DetikNews
Sabtu 23 Juni 2018, 15:20 WIB

Terduga Teroris di Depok Rencanakan Aksi Saat Pilkada Jabar

Audrey Santoso - detikNews
Terduga Teroris di Depok Rencanakan Aksi Saat Pilkada Jabar Ilustrasi penyergapan teroris. (Deni Prastyo Utomo/detikcom)
Jakarta - Polisi menembak mati dua terduga teroris di Depok, Jawa Barat. Pria berinisial AS dan AZW itu berencana melancarkan aksi teror saat perhelatan Pilkada Serentak 2018, khususnya di wilayah Jawa Barat.

"Merencanakan amaliah (aksi teror) dalam pelaksanaan Pilkada Jabar 2018," Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen M Iqbal kepada wartawan, Sabtu (23/6/2018).

Dua terduga teroris ini ditembak mati karena melakukan perlawanan saat hendak ditangkap polisi. Keduanya dilumpuhkan di Jl Tole Iskandar, Sukmajaya, Kota Depok, saat berboncengan motor.


"Dalam proses penyergapan, terduga teroris melakukan perlawanan dengan menyerang petugas dan mengancam nyawa petugas dengan menggunakan pisau komando dan pistol, sehingga petugas terpaksa melakukan upaya pelumpuhan, yang mengakibatkan kedua terduga teroris meninggal dunia," ucap Iqbal.

Selain itu, polisi menangkap satu terduga teroris lainnya di Depok. MM ditangkap di depan gang kontrakannya di Kelurahan Mekar Jaya, Sukmajaya, Depok. Menurut Iqbal, MM adalah anggota jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

"Memiliki niat dan motivasi untuk memberikan hadiah Pilkada Jabar 2018 dengan menunjukkan pergerakan yang intensif ke arah persiapan amaliah bersama kelompok lainnya," sebutnya.


Sebelumnya, polisi juga menyergap terduga teroris di Subang, Jabar, Jumat (22/6). Terduga teroris berinisial M itu ditembak mati di flyover Pamanukan.

"(Diduga) merencanakan aksi pada saat pilkada serentak tanggal 27 Juni 2018," kata Iqbal kemarin.

Terduga teroris ini ditambak mati karena melawan petugas saat hendak ditangkap.
(elz/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed