Kepolisian Inggris Tangkap 2 Orang Lagi Terkait Bom London
Jumat, 22 Jul 2005 13:20 WIB
Jakarta - Masyarakat London, Inggris kembali dikejutkan oleh serangan bom yang targetnya persis sama dengan pengeboman beruntun pada 7 Juli lalu. Bedanya, pada serangan kali ini, tidak ada korban jiwa. Kepolisian Inggris langsung melancarkan operasi pengejaran para pelaku.Sejauh ini, dua pria telah ditangkap terkait serangan bom terhadap tiga kereta bawah tanah dan satu bus bertingkat pada Kamis (21/7/2005) kemarin. Demikian seperti diberitakan Associated Press, Jumat (22/7/2005).Seorang tersangka dibekuk di dekat Downing Street, lokasi kediaman Perdana Menteri Tony Blair. Seorang lagi diciduk di dekat Tottenham Court Road, yang tidak jauh dari stasiun kereta bawah tanah Warren Street, tempat salah satu serangan bom terjadi.Menurut otoritas Inggris, masih terlalu dini untuk memastikan apakah serangan terbaru ini dilakukan oleh kelompok yang sama dengan pelaku pengeboman 7 Juli yang menewaskan sedikitnya 56 orang. Juga belum jelas apakah ledakan bom ini terkait jaringan al Qaeda pimpinan Osama bin Laden.Pengeboman ini mengagetkan warga London yang belum pulih dari trauma pascaledakan 7 Juli. Mau tidak mau ini merupakan pesan jelas bahwa kehidupan di London sekarang berarti hidup dengan ancaman teror. "Kita tidak bisa menyepelekan insiden seperti ini," ujar Blair. "Ini dilakukan untuk membuat orang takut, cemas dan khawatir. Dan mereka berhasil," imbuhnya.
(ita/)











































