DetikNews
Sabtu 23 Juni 2018, 01:20 WIB

Fredrich Bakal Divonis 28 Juni: Terserah Hakim

Faiq Hidayat - detikNews
Fredrich Bakal Divonis 28 Juni: Terserah Hakim Terdakwa kasus merintangi penyidikan Setya Novanto, Fredrich Yunadi (Foto: Ari Saputra)
FOKUS BERITA: Drama Novanto di RS
Jakarta - Fredrich Yunadi akan menghadapi vonis pada Kamis (28/6). Terdakwa kasus merintangi penyidikan Setya Novanto itu mengaku terserah keputusan majelis hakim memberikan vonis berapa tahun.

"Tergantung daripada hakim menilai kasus ini, kita kan membuka segi hukumnya pertanggungjawabnnya," ujar Fredrich usai sidang di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta, Sabtu (23/6/2018) dini hari.

"Terserah hakim kan kita tidak bisa ngomong," imbuh dia.


Fredrich berharap majelis hakim memberikan vonis bebas. Namun semua keputusan vonis berada di tangan majelis hakim.

"Ya bebas lah, kita mau begitu tapi kita tidak tahu ini sudah tercampur dendam. Kalau orang dendam kita sulit, saya mengoreksi pemalsuan saja tidak jawab, dia (jaksa KPK) keberatan soal bahasa," ucap Fredrich.

Selain itu, Fredrich menilai jaksa KPK seperti terorisme dalam menangani kasus ini. Bahkan menurut dia, jaksa KPK juga melakukan rekayasa terhadap surat-surat.
"Kalau memang bener seperti teroris kenapa harus takut. Dia kan memalsukan surat dan rekayasa, sampai tulisan dokter saja dipalsuin," ujar Fredrich.

Selama pembacaan nota pembelaan atau pleidoi, Fredrich menghabiskan waktu 9,5 jam. Dia pun mengaku lelah membaca seluruh pleidoi setebal sekitar 2.000 halaman.

"Ya lumayan agak capek," tutur dia.

Dalam perkara ini, Fredrich dituntut 12 tahun penjara dan denda Rp 600 juta subsider kurungan 6 bulan. Fredrich diyakini jaksa terbukti merintangi penyidikan KPK atas Novanto dalam kasus dugaan korupsi proyek e-KTP.
(fai/dkp)
FOKUS BERITA: Drama Novanto di RS
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed