DetikNews
Jumat 22 Juni 2018, 20:59 WIB

Malam HUT DKI Ke-491, Anies-Sandi Bersulang Bir Pletok

Indra Komara - detikNews
Malam HUT DKI Ke-491, Anies-Sandi Bersulang Bir Pletok Gubernur Anies Baswen bersulang di malam HUT ke-491 DKI. (Indra Komara/detikcom)
Jakarta - Pemprov DKI menggelar gala dinner di Balai Kota Jakarta dalam rangka HUT DKI yang ke-491. Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno ikut dalam perayaan tersebut bersama para tamu undangan.

Tamu undangan yang hadir yakni dari beberapa perwakilan Kedubes seperi Dubes India, Jerman, Iran, Jepang, Korea, Malaysia, Singapur, hingga Sri Lanka. Terlihat juga Budayan Betawi Ridwan Saidi. Bahkan tampak pula Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.


Di hadapan tamu undangan, Anies sempat memberikan sambutan. Anies menyampaikan, bahwa pembangunan DKI kedepan yakni menekankan pada kolaboratif antar pemerintah kota dengan warga.

Malam HUT DKI Ke-491, Anies-Sandi Bersulang Bir PletokFoto: Gubernur Anies Baswen dan Kabid Humas Polda Metro, Kombes Argo Yuwono. (Indra Komara/detikcom)

"Kita membuat kota pendekatan 4.0, kita adalah kolaborator dan masyarakatnya adalah kreator. Pembangunan kota Jakarta bukan hanya pejabat pemerintah tapi masyarakat juga berperan," kata Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (22/6/2018).

Selain soal konsep pembangunan kota Jakarta ke depan, Anies juga bercerita soal urbanisasi di Jakarta. Selain itu, Anies juga sempat menyinggung kemacetan di Jakarta.


Selesai memberi sambutan, Anies-Sandi kemudian naik ke atas panggung. Anies kemudian menjelaskan secara singkat kehadiran minuman Bir Pletok.

Setelah itu, Anies-Sandi mengajak para tamu undangan untuk bersulang minuman khas Betawi, Bir Pletok. Di atas panggung, Anies-Sandi bersulang bersama Sandi beserta para istri Fery Farhaty dan Nur Asia.


"Kami punya sejarah unik di masa lalu. Warga Jakarta dulu mereka melihat penjajah Belanda minum bir. Mereka mau minum bir, tapi nggak boleh minum alkohol. Akhirnya mereka membuat bir versi lokal yang terbuat dari rempah-rempah. Pas minum ini terasa rasa rempah-remoah dan pletok karena pas dikasih es bisa berbunyi pletok jadi disebut bir pletok," ujarnya.

"Untuk Jakarta yang lebih makmur, bersahabat, dan berkelanjutan (bersulang)," lanjut Anies.


(idn/dnu)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed