Survei ini dilaksanakan pada 22 Mei-1 Juni 2018. Populasi survei ini adalah seluruh warga Jawa Barat yang punya hak pilih dalam pemilihan umum.
Jumlah sampel sebanyak 820 orang, dengan metode multistage random sampling dengan jumlah proporsional. Sedangkan toleransi kesalahan (margin of error) survei diperkirakan Β± 3,5% pada tingkat kepercayaan 95 persen, dengan asumsi simple random sampling.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Siapa cagub jika pilgub saat pengumpulan dan penelitian dilakukan. Top of mind yang dijawab spontan Ridwan, Deddy Mizwar, dan lainnya," ujar peneliti SMRC Sirojudin Abbas saat memaparkan hasil survei di kantor SMRC, Jalan Cisadane, Menteng, Jakarta, Jumat (22/6/2018).
Dalam survei dengan top of mind, Ridwan Kamil memperoleh 19,3%, Deddy Mizwar 9,8%, Sudrajat 2,2%, dan Tb Hasanuddin 1,9%.
Dengan metode simulasi kertas suara yang diberikan responden, Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul memperoleh 43,1%, disusul Deddy-Dedi 34,1%. Sedangkan yang lain, Sudrajat-Syaikhu memperoleh 7,9% dan Tb Hasanuddin-Anton Charliyan 6,5%.
"Dari simulasi kertas seperti pemilu, Ridwan Kamil didukung 34,1%, nomor kedua Deddy Mizwar, ketiga Sudrajat, dan keempat Hasanuddin," kata Abbas.
Alasan responden memilih Ridwan Kamil-Uu, menurut Abbas, keduanya sudah mempunyai bukti hasil kerja. Selain itu, keduanya memiliki pengalaman di pemerintahan dan memperhatikan rakyat.
"Alasan memilih pasangan ini sudah ada bukti kerja nyata dan sudah diberikan nyatanya," ucap Abbas. (fai/dhn)











































