DetikNews
Jumat 22 Juni 2018, 13:17 WIB

Kapolri hingga Panglima Rapat Persiapan Pilkada dengan Wiranto

Dwi Andayani - detikNews
Kapolri hingga Panglima Rapat Persiapan Pilkada dengan Wiranto Menko Polhukam Wiranto rakor bersama Kapolri, Panglima TNI dan penyelenggara Pemilu (Foto: Dwi Andayani/detikcom)
Jakarta - Menko Polhukam Wiranto menggelar rapat koordinasi bersama penyelenggara pemilu. Rapat ini membahas persiapan akhir pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2018.

"Pagi hari ini kita melakukan rapat kordinasi di Kemenko Polhukam hanya satu yang kita bahas, yakni kesiapan akhir untuk menghadapi Pemilukada 2018 di 171 derah provinsi dan kabupaten/kota yang akan dilaksanakan nanti tanggal 27 Juni 2018," ujar Wiranto saat konferensi pers di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (22/6/2018).

Rapat koordinasi ini dilakukan secara tertutup. Rapat koordinasi ini juga dihadiri Ketua KPU Arief Budiman, Ketua Bawaslu Abhan, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.


Wiranto mengatakan terdapat dana anggaran pilkada yang belum tersampaikan. Namun, dia memastikan anggaran ini telah diterima KPU provinsi dan kabupaten/kota pada saat pilkada dilaksanakan.

"Hasil rapat yang telah dilakukan untuk masalah penyelenggaraaan kita bicara penyaluran dana anggaran memang ada beberapa yang anggarannya belum sampai, tetapi nanti pada saat pemilu dilaksanakan seluruh anggaran sudah dapat sampai ke alamat penyelenggara. Jadi dari sisi anggaran tidak ada masalah," kata Wiranto.


Wiranto menambahkan proses distribusi logistik dipastikan tidak menganggu jalannya tahapan pilkada. Dia mengakui terdapat beberapa logistik yang rusak pada saat pengiriman, namun hal ini telah diselesaikan.

"Distribusi logistik pemilu, memang ada daerah-daerah yang pada saat proses penyaluran ada logistik yang rusak, surat suara atau kotaknya dan sebagainya. Tapi sudah dilakukan satu produksi ulang dengan dengan cepat, saya sudah menghitung bahwa pada saatnya nanti logistik sudah akan sampai ke alamat jadi tidak akan menganggu," ujar Wiranto.

Dia juga mengatakan teknologi informasi (IT) untuk perhitungan suara telah disiapkan. Wiranto menyebut teknologi itu disiapkan oleh anak bangsa yang berintegritas.

"Kesiapan IT juga sudah diperhitungakan dan dapat mengcover seluruh persiapan termasuk perhitungannya. Yang membanggakan adalah bahwa sistem IT diawali, direncanakan, oleh anak-anak putra-putri kita dari perguruan tinggi yang menyumbangkan keahliannya melakukan satu penyelenggaraan sistem IT yang akurat, kita harapkan tidak ada masalah," tuturnya.






(ams/ams)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed