SBY Minta Tanto dan Arman Tindak Anak Buahnya yang Nakal

SBY Minta Tanto dan Arman Tindak Anak Buahnya yang Nakal

- detikNews
Jumat, 22 Jul 2005 09:31 WIB
Jakarta - Ruang gerak aparat nakal kian dipersempit. Presiden SBY meminta Kapolri Jenderal Pol Sutanto dan dan Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh menindak tegas bawahannya yang mbalelo.Aparat nakal itu adalah mereka yang menyalahgunakan wewenang yang dimilikinya seperti memperkaya diri sendiri dengan menakut-nakuti orang lain yang belum tentu bersalah."Jika keadaan seperti ini terjadi, maka kewibawaan aparat penegak hukum akan runtuh dan upaya penegakan hukum akan menjadi sia-sia," kata SBY. SBY menyatakan hal itu dalam pidato peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-45 di Kejagung RI, Jl Sultan Hasanuddin, Jaksel, Jumat (22/7/2005). Dalam kesempatan ini, SBY mengenakan setelan jas lengkap dan berpeci. Upacara peringatan Hari Bhakti Adhyaksa dimulai pukul 08.00 WIB. SBY bertindak sebagai inspektur upacara, didampingi Jaksa Agung yang akrab dipanggil Arman. Di deretan undangan, tampak sejumlah menteri dan petinggi hukum seperti Meneg BUMN, Menkeu, Ketua KPK, dan Ketua MA. Menurut SBY, kegagalan dalam penegakan hukum akan bertambah jika rakyat mengetahui bahwa aparatur penegakan hukum sendiri mempermainkan hukum dan dirinya sendiri pun tidak bersih. "Ini akan bertambah buruk jika rakyat mengetahui ada oknum penegak hukum yang menyalahgunakan wewenangnya," tandas SBY dalam pidato tertulisnya. (nrl/)


Berita Terkait