DetikNews
Jumat 22 Juni 2018, 01:15 WIB

Gaya Risma Kampanyekan Gus Ipul-Puti di Wilayah Mataraman

Zaenal Effendi - detikNews
Gaya Risma Kampanyekan Gus Ipul-Puti di Wilayah Mataraman Foto: Risma kampanyekan Gus Ipul-Puti di Madiun (Zaenal Effendi-detikcom)
Jakarta - Jelang Pilgub Jatim 2018, Tri Rismaharini turun gunung mengampanyekan pasangan Cagub Cawagub Jatim Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno di wilayah Mataraman, Jawa Timur. Risma mulai mengampanyekan Gus Ipul-Puti saat menghadiri haul Presiden RI Pertama Sukarno.

Risma hadir di Haul Bung Karno di Blitar pada Rabu (20/6/2018) lalu. Dalam kesempatan itu Risma mengaku jika gaya kepemimpinannya sebagai Wali Kota Surabaya mengikuti gaya Sukarno. Risma mengaku mendukung Gus Ipul-Puti karena adanya program program pendidikan gratis.

"Kalau begini pemerintah berpihak ke siapa. Kalau hanya orang kaya, pemimpin, pejabat saja yang bisa sekolah sama saja dengan penjajahan zaman kolonial dulu. Apa itu adil, di mana negara ini, di mana pemerintah ini," kata Risma usai Haul Bung Karno di Blitar.

Risma pun menjadi buruan para peziarah untuk meminta foto bersama dan tidak segan segan meminta warga agar dua jarinya diangkat saat foto bersama.

"Kenapa saya minta angkat dua jari, supaya memilih Gus Ipul-Puti karena kedua berkomitmen untuk kembali menggratiskan SMA/SMK dan mau mendengar," ujar Risma.


Usai dari Blitar, Risma melanjutkan gerilya di Madiun, Kamis (21/6). Selain menjadi salahsatu jurkam di Kampanye, wanita yang juga akrab disapa mak'e arek-arek Suroboyo ini juga mengajak warga yang ditemuinya untuk memilih Gus Ipul-Puti.

"Kenapa saya turun gunung membantu memenangkan Gus Ipul-Puti? Karena keduanya pemimpin yang mau mendengar rakyatnya, tidak keminter serta rendah hati," ujar Risma saat bersilaturahmi di rumah pamannya di Dusun Dukuh Deles, Desa Ketandan, Kecamatan Dagangan.

Risma kemudian melanjutkan kampanye Gus Ipul-Puti dengan berorasi di atas panggung. Di hadapan para generasi muda, Risma mengajak kaum milenial mencoblos pasangan nomor 2 Gus Ipul Puti.

"Para pemuda-pemudi kalau mau hidup kita semua berubah lebih baik, tanggal 27 Juni mendatang, jangan sampai bangun siang. Tanggal 26 Juni malam jangan tidur terlalu larut. Tanggal 27 Juni bangun pagi, lalu coblos nomor 2, Gus Ipul dan Mbak Puti," katanya.

Bahkan kader PDIP ini juga sempat mengajak bergoyang dua jari dengan massa di Lapangan Gulun Madiun.

"Ayo goyang karo aku, angkat jarine dua. Aku saja nggak isin (malu) keliling pasar, keliling mall, terminal sambil acungkan salam dua jari ajak semua coblos Gus Ipul-Mbak Puti," teriak Risma.
(ze/nvl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed