DetikNews
Kamis 21 Juni 2018, 20:59 WIB

Kemenhub Catat 1,2 Juta Orang Mudik Naik Pesawat di H+4

Prima Fauzi - detikNews
Kemenhub Catat 1,2 Juta Orang Mudik Naik Pesawat di H+4 Foto: Ristu Hanafi/detikcom
Jakarta - Direktur Jenderal Perhubungan Udara Agus Susanto mengatakan hingga arus balik di H+4 Lebaran pihaknya mencatat pergerakan jumlah penumpang pesawat dalam arus balik mencapai 1.254.407 orang dari sekitar 2.861.888 orang dalam arus mudik. Ini berarti telah ada 44% penumpang pesawat yang telah melakukan arus balik.

Ia mengatakan untuk sisa pemudik yang akan melakukan arus balik akan berlangsung pada Kamis hari ini, Jumat, Sabtu dan Minggu (24/6). Dia juga menjelaskan total pergerakan pemudik yang menggunakan moda transportasi udara mencapai 4,1 juta dari rencana 5,8 juta.

Atas kelancaran arus mudik dan balik tahun ini, ia pun mengucapkan terima kasih kepada operator, pengelola dan juga AirNav karena kesiapan yang telah terlaksana dengan baik.

"Saya selaku Dirjen Perhubungan Udara, pimpinan tertinggi regulator transportasi udara mengucapkan terimakasih kepada seluruh operator penerbangan baik itu maskapai, pengelola bandara dan AirNavigation selaku pengelola navigasi penerbangan yang telah mengantarkan masyarakat luas para pemudik menemui handai taulan di kampung halaman dengan selamat, aman dan nyaman," kata Agus dalam keterangan tertulis, Kamis (21/6/2018).


"Saya juga mengucapkan terimakasih kepada masyarakat luas para pemudik yang telah menggunakan transportasi udara secara guyub rukun dan dengan tertib sehingga semua berjalan dengan lancar," sambungnya.

Hal itu diungkapkan Agus saat mengadakan pantauan arus balik di Bandara Soekarno Hatta usai melaksanakan perayaan hari raya idul fitri dan sebelum mendampingi Presiden Joko Widodo dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengunjungi Terminal 1 Bandara Soekarno Hatta hari ini.

Menurut Agus, moda transportasi udara secara statistik merupakan moda paling selamat, tercepat, teraman, dengan jangkauan terjauh dan fleksibel. Transportasi udara juga merupakan moda angkutan umum yang banyak digunakan pemudik dibanding moda transportasi lain. Untuk itu dirinya menghimbau operator penerbangan dan masyarakat sekitar untuk selalu bekerjasama meningkatkan keselamatan penerbangan.

Dia mengatakan melalui perombakan dan penyempurnaan regulator, keselamatan penerbangan Indonesia sudah diakui oleh dunia Internasional. Tiga lembaga penerbangan berpengaruh besar di Internasional yaitu FAA Amerika Serikat, ICAO dan Uni Eropa telah mengakui keselamatan penerbangan Indonesia dengan poin tinggi.


Pengakuan mutakhir diberikan oleh Uni Eropa yang beranggotakan 27 negara yang pada 14 Juni lalu yang membuka larangan penerbangan Indonesia ke Uni Eropa.

"Atas semua pencapaian kita selama ini, termasuk suksesnya penyelenggaraan arus mudik dan balik Lebaran 2018, saya sekali lagi mengucapkan banyak terimakasih. Baik itu untuk jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, para Operator dan masyarakat stake holder penerbangan. Ini merupakan sinergi strategis antar kita semua. Terakhir, saya ucapkan selamat bekerja bagi masing-masing. Semoga apa yang sudah kita laksanakan diridhoi oleh Allah SWT," pungkas Agus.
(idr/idr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed