DetikNews
Kamis 21 Juni 2018, 18:41 WIB

Panglima-Kapolri Besuk Korban KM Sinar Bangun di RS Rondahaim

Ibnu Hariyanto - detikNews
Panglima-Kapolri Besuk Korban KM Sinar Bangun di RS Rondahaim Panglima TNI dan Kapolri Foto: Dok. Puspen TNI
FOKUS BERITA: Tragedi Danau Toba
Simalungun - Rombongan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengunjungi Rumah Sakit Rondahaim, Simalungun, Sumatera Utara. Hadi dan Tito menyempatkan diri menjenguk salah satu korban KM Sinar Bangun yang selamat.

Pantauan detikcom, rombongan Hadi dan Tito tiba di Rumah Sakit Rondahaim di Jalan Tuan Sigundaba, Komplek Perkantoran Pemkab Simalungun, Sumut, Kamis (21/6/2018) sekitar pukul 16.00 WIB. Rombongan mengunjungi RS Rondahaim setelah meninjau langsung Posko SAR Pelabuhan Tigaras.

Panglima TNI dan Kapolri di Rumah Sakit Rondahaim Panglima TNI dan Kapolri di Rumah Sakit Rondahaim Foto: Ibnu Hariyanto/detikcom

Hadi berserta rombongan tampak memasuki ruang perawatan Silimakuta. Di ruang itu salah satu korban KM Sinar Bangun yang selamat bernama Fitri Simbaya dirawat.


Selang beberapa menit, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyusul Hadi dan Tito masuk ke ruang perawatan. Budi datang menyusul dengan menaiki helikopter.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyusul Hadi dan Tito masuk ke ruang perawatanMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyusul Hadi dan Tito masuk ke ruang perawatan Foto: Ibnu Hariyanto/detikcom

Hadi mengatakan korban bercerita detik-detik KM Sinar Bangun sebelum tenggelam. Menurut Hadi, berdasarkan cerita korban kejadian kapal tenggelam itu sangat cepat.

"Kebetulan korban ini duduk paling belakang katanya itu begitu cepat. Dari cerita korban memang awalnya ada ombak tapi masih normal dan suara mesin masih kedengaran. Ketika kapal tenang lalu oleng ke kanan dengan begitu cepat kapal itu tenggelam," ujar Hadi di RS Rondahaim.


Hadi menambahkan Fitri bisa selamat karena memang posisinya di lantai dua kapal. Dia sempat keluar sebelum akhirnya KM Sinar Bangun benar-benar tengelam.

"Dia sempat duduk di baling-baling menghadap ke belakang dengan tujuan agar korban yang di bawahnya bisa pegang kaki dia. Namun kapal langsung tenggelam. Dia selamat karena dia memakai helm yang tercecer di belakang sampai akhirnya ada yang membantu," urai Hadi.


(ibh/hri)
FOKUS BERITA: Tragedi Danau Toba
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed