detikNews
Kamis 21 Juni 2018, 00:45 WIB

TNI-Polisi Siap Amankan Pilkada Kalbar

Aditya Mardiastuti - detikNews
TNI-Polisi Siap Amankan Pilkada Kalbar Kapolda Kalbar Irjen Didi Haryono (Foto: dok. Polda Kalbar)
Pontianak - TNI dan Polda Kalimantan Barat (Kalbar) siap bersinergi mengamankan Pilkada Kalimantan Barat. Pengamanan itu terdiri dari antisipasi kerusuhan, kecurangan hingga hoax.

"Dari pihak Kepolisian dan TNI sudah melakukan upaya untuk menjaga keamanan di Pilkada mulai dari simulasi keamaan Pilkada sampai tahapan-tahapan Pilkada" ucap Kapolda Kalbar Irjen Didi Haryono dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Rabu (20/6/2018).

Hal itu disampaikan Didi saat memberikan pembekalan dan pengecekan kesiapan anggota yang akan diberangkatkan melaksanakan tugas pengamanan Pilkada serentak di Pontianak Convention Centre (PCC), Kalimantan. Hadir dalam pembekalan itu Pangdam XII Tanjungpura Mayjen TNI Achmad Supriyadi dan juga para pejabat KPU dan Bawaslu.


Didi juga menyampaikan jika Pilkada Kalbar masuk peringkat kedua kategori daerah rawan. Untuk itulah pihaknya bersama TNI sepakat berkoordinasi demi pelaksanaan pilkada yang aman dan damai.

"TNI-Polri siap mengerahkan seluruh personelnya untuk memastikan Pilkada aman dan damai," katanya.

Dia juga meminta koordinasi yang baik antara aparat keamanan dan pihak penyelenggara pilkada mengingat titik Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kalbar cukup banyak.

"Koordinasikan dengan baik, setiap TPS harus ada anggota 1 atau 2 karena TPS kita pada pilkada ini banyak agar merata," tambahnya.
TNI-Polisi Siap Amankan Pilkada KalbarSuasana pembekalan pengamanan pilkada serentak (Foto: dok. Polda Kalbar)


Didi juga berpesan agar penyelenggara Pemilu tak lupa menyaring berita-berita palsu alias hoax berkenaan dengan pilkada. Dia juga mengingatkan agar jajarannya dan penyelenggara pilkada untuk selalu mendokumentasikan pelaksanaan pencoblosan untuk menghindari kecurangan.

"Dalam pelaksanaan Pilkada aman dan damai harus adanya rasa saling menghormati dan toleransi, filter berita-berita hoax terutama yang berkaitan dengan Pilkada, dan di wilayah Kalbar sudah dilaksanakan 5 deklarasi dukungan Pilkada aman dan damai," tuturnya.

"Anggota yang melaksanakan Pengamanan agar dapat mengantisipasi kerawanan dan membaca situasi di Lokasi Pam TPS. Buat dokumentasi dan Berita Acara untuk pengawasan Pemilukada, termasuk apabila adanya kecurangan, diharapkan di Kalbar zero kecurangan," pesannya.

Didi juga menegaskan kepada jajarannya agar tak ada ancaman baik fisik maupun non fisik yang diterima para pasangan calon di Kalbar. Dia berharap Kalbar tak lagi jadi daerah rawan untuk pelaksanaan Pilkada mendatang.

"Ancaman fisik dan non-fisik terhadap Paslon harus zero, termasuk fasilitas umum selama proses Pilkada. Mari kita sukseskan Pilkada tahun ini, mari ubah dari kata rawan menjadi aman agar dapat menjadi contoh wilayah Kalbar ini di 33 provinsi lain agar investor-investor masuk dan dapat membangun wilayah Kalbar," pungkasnya.


(ams/nkn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed