Pengiriman Ayam dari Magelang Ke Jakarta Turun Drastis

Pengiriman Ayam dari Magelang Ke Jakarta Turun Drastis

- detikNews
Kamis, 21 Jul 2005 18:46 WIB
Magelang - Akibat munculnya kasus flu burung (avian Influenza), pengiriman ayam potong ke Jakarta dari Kabupaten Magelang, Jawa Tengah turun drastis. Penurunan perrmintaan daging ayam dari Magelang diperkirakan turun antara 30 hingga 40 persen.Bila setiap dua hari sekali seorang pedagang ayam potong bisa mengirimkan sekitar 3 ribu ekor ke Jakarta, saat ini pengiriman dari masing-masing pedagang hanya berkisar antara 1.800-2.100 ekor."Pengiriman ayam saat ini kita kurangi jumlahnya, karena kami tidak berani berspekulasi mengirim ayam potong ke Jakarta lebih banyak dari biasanya," kata Ny Siti Ismiyanti (45), seorang pedagang ayam potong di Pasar unggas, Muntilan, Kabupaten Magelang, Kamis (21/7/2005).Menurut Ismi, tidak hanya dirinya saja yang menurunkan jumlah pengiriman ayam, tapi ada delapan pedagang yang melakukan hal serupa di pasar unggas. Berkurangnya pengiriman ayam potong itu, berarti pula banyak pedagang yang merugi karena keuntungan hasil penjualan habis untuk menutup biaya transportasi."Jumlah itu baru pedagang ayam potong saja, belum terhitung pedagang ayam kampung yang juga banyak drop pengirimannya," katanya.Dia mengatakan, di Pasar Muntilan terdapat puluhan pedagang ayam baik untuk melayani kebutuhan Magelang, Yogyakarta, Semarang dan sekitarnya. Namun ada juga pedagang yang mengirimkan ayam potong ke Jakarta setiap dua atau tiga hari sekali.Untuk menutup biaya transportasi tersebut, kata Ismi, pihaknya terpaksa patungan dengan beberapa pedagang. Hal itu dilakukan sejak Senin kemarin hingga hari ini. "Kita belum tahu sampai kapan situasi ini akan kembali normal. Bila terlalu lama dan hanya mengirim di bawah 2 ribu ekor saja setiap pengiriman, pedagang bisa tombok terus dan tekor," ungkap Ismi.Hal senada juga dikatakan pedagang ayam lainnya, Arifuddin. Menurut dia, bila permintaan ayam potong terus menurun, pedagang akan menderita banyak kerugian. Sebab pasar di Jakarta, Bekasi dan sekitarnya saat ini masih berprospek baik dibandingkan pasaran wilayah lainnya. "Apalagi harga ayam potong dan telur juga mulai naik," katanya.Menurut dia, pada bulan Juni lalu saat musim pancaroba, petugas Dinas Peternakan Kabupaten Magelang sudah mengantisipasi penyebaran penyakit unggas termasuk flu burung. Antisipasi pencegahan itu dilakukan dengan menyemprotan cairan desinfektan dan obat-obatan, baik di peternakan maupun di los-los pedagang. (asy/)


Berita Terkait