DetikNews
Rabu 20 Juni 2018, 15:06 WIB

Cerita Pemilik Resto Saat Penyergapan Terduga Teroris di Bandung

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Cerita Pemilik Resto Saat Penyergapan Terduga Teroris di Bandung Foto: Bagus Kurniawan/detikcom
Bandung - Rodiah (50) tak menyangka rumah makannya ternyata jadi lokasi penangkapan seorang terduga teroris. Meski tak melihat secara langsung proses penangkapan, Rodiah merasakan detik-detik proses penangkapan tersebut.

Salah seorang terduga teroris yang ditangkap di Rumah Makan Sangkan Hurip 2 kawasan Punclut, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, berinisial F. Proses penangkapan dilakukan tim Densus 88 Antiteror saat terduga teroris tengah berwudu di musala rumah makan tersebut, pada Selasa 19 Juni 2018 siang. Saat proses penangkapan, Rodiah berada tak jauh dari terduga teroris. Kala itu, dia tengah menunaikan ibadah salat zuhur.

"Saya lagi salat cuma memang terdengar ada ramai-ramai," ucap Rodiah saat berbincang dengan detikcom di rumah makan Sangkan Hurip, Rabu (20/6/2018).
Rodiah juga mendengar ada suara perempuan yang menyebut-nyebut nama terduga teroris tersebut saat tengah salat. Suara perempuan tersebut, terdengar lantang di telinga Rodiah.

"Ibu baru satu rakaat. Terus denger ada suara perempuan yang bilang 'Ibu cepet itu Fajar ada yang bawa'. Ngomongnya ke perempuan yang ada di sebelah ibu (Rodiah)," tuturnya.

Rodiah tak mengetahui apa yang tengah terjadi. Setelah selesai salat, ia tak menemukan apapun.

"Beres saya salat sudah tidak ada. Sudah pergi," kata dia.

Sementara itu, Adiyana, penanggung jawab Rumah Makan Sangkan Hurip mengatakan para pegawai justru menganggap penangkapan tersebut sebagai penculikan.

"Saya tanya ke yang lain katanya ada penculikan. Tapi ternyata baru tahu kalau penangkapan teroris. Kaget saya," kata dia.

Seperti diketahui, empat terduga teroris berinisial R, MN, F dan FT ditangkap tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror. Keempatnya ditangkap dari 2 lokasi berbeda di Jawa Barat dan Jawa Tengah.

"Ada 4 terduga teroris yang telah diamankan, di Jabar (Jawa Barat) dan Jateng (Jawa Tengah), spesifiknya di Bandung dan di Kebumen," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Syahar Diantono di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (20/6/2018).
(bbn/aan)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed