Cegah Flu Burung, Lalin Ternak di Karanganyar Diperketat
Kamis, 21 Jul 2005 17:37 WIB
Solo - Sebagai salah satu antisipasi agar tidak terjadi penyebaran virus flu burung yang dibawa oleh unggas dan hewan ternak lainnya, Pemkab Karanganyar melakukan pengetatan lalu lintas (lalin) hewan. Pengawasan ketat dilakukan di sejumlah titik perbatasan dengan daerah lain."Sejauh ini di daerah kami belum ditemukan ada ternak yang terserang penyakit flu burung, namun demikian kebijakan pengawasan dan memperketat lalu-lintas hewan yang keluar maupun yang masuk daerah kami perlu diperlakukan untuk mengantisipasinya," kata Bupati Karanganyar Rina Iriani, Kamis (21/7/2005).Kabupaten Karanganyar selama ini dikenal sebagai salah satu sentra peternakan di Jawa Tengah. Catatan yang dimiliki oleh Dinas Peternakan Kabupaten Karanganyar menunjukkan di daerah ini terdapat 1,1 juta ekor populasi ayam petelur, 1,3 juta ekor ayam pedaging dan 50 ribu ekor babi.Rina juga meminta seluruh warganya untuk tetap waspada terhadap segala kemungkinan, termasuk kemungkinan terjadinya penularan virus flu burung karena telah terbukti virus tersebut mematikan tiga warga di Tangerang. Selain itu warga Karanganyar juga diminta untuk segera melaporkan setiap terjadinya gejala buruk terhadap ternaknya untuk segera mendapat penanganan.Sementara itu Kasubdin Peternakan Kabupaten Karanganyar drh Widodo Sumantri menyatakan pihaknya telah melakukan vaksinasi ternak warga secara cuma-cuma untuk mengantisipasi penyakit flu burung. Dari 300 ribu dosis vaksinasi yang tersedia, kata dia, sebanyak 108 ribu dosis telah diberikan."Masyarakat tidak perlu merasa khawatir mengkonsumsi daging atau telur karena bebas dari penyakit itu. Beberapa bulan lalu juga dilakukan tes darah kepada peternak yang sering kontak langsung dengan ternaknya melalui metoda cepat oleh tim dari Australia. Hasilnya negatif, artinya tidak ada yang terkena penyakit flu burung," papar Widodo.
(asy/)











































