DetikNews
Rabu 20 Juni 2018, 12:29 WIB

Sandi Pastikan Kamar Wisma Atlet di Kemayoran Sesuai Standar

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Sandi Pastikan Kamar Wisma Atlet di Kemayoran Sesuai Standar Foto: Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (Fida-detikcom).
Jakarta - Kondisi kamar dan parkir di Wisma Atlet, Kemayoran sempat dikeluhkan karena dinilai kurang memadai. Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memastikan semua fasilitas sudah memenuhi standar.

"Parkirnya kita akan coba fungsikan beberapa wilayah di sini untuk menambah parkir. Tapi kalau kamar yang kecil, ya memang sudah sesuai standar," kata Sandiaga usai meninjau kamar untuk atlet disabilitas, di Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (20/6/2018).

Sandiaga meyakini para atlet tidak akan mengalami kesulitan menggunakan fasilitas di Wisma Atlet. Dia mengatakan Wisma Atlet sudah mencapai 85 persen.

"Atlet nggak ada masalah dan kita lihat akses dari mobilitas para yang penyandang disabilitas, ada wheel chair manuvernya bisa masuk ke kamar mandi," terangnya.


Sandiaga mengatakan Wisma Atlet tersebut akan segera digunakan untuk test event Asian Paragames pada 25 Juni. Dia berharap fasiltas yang belum selesai dapat segera dirampungkan.

"Ini sudah sangat siap untuk menyambut test event yang mulai akan datang pesertanya tanggal 25 dari kurang lebih 300 peserta dan participant athletes yang datang ke test event ini. Juga akan didampingi lebih dari 700 official," jelasnya.

Sebelumnya, anggota Dewan Olimpiade Asia (OCA) bagian media, Jeremy Walker, yang menyoroti kondisi kamar wisma atlet. Dia, yang merupakan salah satu editor Sporting Asia magazine, menilai tak ada perbaikan fasilitas sejak test event.

"Kamar itu menurut kami masih terlihat sempit terutama kamar dengan kapasitas dua tempat tidur. Jika itu digunakan untuk atlet basket atau voli itu terlalu kecil. Belum jika ditambah koper dan perlengkapan lainnya," kata Jeremy kepada pewarta di sela-sela tinjauan ke Wisma Atlet, Kemayoran, Selasa (3/4).

"Saya kira OCA bakal kecewa soal ini, karena sejak test event ternyata tidak ada perubahan. Padahal kemarin sudah diingatkan soal ukuran kamar yang terlalu sempit tersebut. Mungkin Hal ini juga akan menjadi pembahasan di rapat koordinasi komite Mei nanti," ujarnya menjelaskan.

Jeremy menyarankan, akan lebih baik jika satu kamar berisi satu tempat tidur. Itu akan lebih memungkinkan untuk mengantisipasi lahan kamar. Toh, kedatangan atlet bisa.
(fdu/nvl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed