Diterpa Flu Burung, Permintaan Daging Ayam Justru Naik

Diterpa Flu Burung, Permintaan Daging Ayam Justru Naik

- detikNews
Kamis, 21 Jul 2005 14:23 WIB
Jakarta - Wabah flu burung memang selalu menghantui industri ternak unggas terutama ayam. Namun meski sedang tertimpa kasus flu burung, permintaan daging ayam justru meningkat. Kok bisa?"Hingga kini belum ada impact apa-apa dan kondisi pasar tetap stabil. Justru pekan lalu malah permintaan melebihi stok," kata Ketua Pusat Informasi Pasar Unggas Nasional Hartono saat dihubungi detikcom pertelepon, Kamis (21/7/2005).Rata-rata stok pasokan daging ayam perminggu 20 juta kilogram. Stok ini sudah sesuai dengan jumlah permintaan pasar. Namun, pekan lalu permintaan daging ayam meningkat menjadi 22 juta kilogram. "Jadi, kondisinya overdemand," tukas Hartono.Hingga kini belum ada laporan industri daging ayam yang terganggu akibat wabah flu burung. "Karena memang peternak sudah mengerti apa saja prosedur yang harus dilakukan untuk menghadapi flu burung," ujarnya.Meski demikian, ia mengimbau Departemen Kesehatan dan Departemen Pertanian untuk menggencarkan iklan kampanye makan ayam secara besar-besaran. "Sehingga masyarakat tidak lagi panik jika ada kasus flu burung. Yang penting, masyarakat bisa dijelaskan bagaimana mendapatkan food hygiene," tegasnya.Dinas Peternakan saat ini melakukan survei jumlah unggas yang akan dimusnahkan akibat adanya dugaan flu burung. Dana kompensasi untuk hewan yang dimusnahkan itu juga sedang dihitung. Dan sedikitnya 3 daerah yakni Tangerang, Sumatera Utara dan Jambi yang sudah positif terindikasi flu burung. (ton/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads