UE Akan Kirim Militernya ke Aceh
Kamis, 21 Jul 2005 13:39 WIB
Jakarta - Jika tidak ada halangan, Uni Eropa (UE) akan mengirimkan tim monitoring yang memiliki latar belakang militer ke Aceh. Pengiriman pasukan dilakukan setelah penandatanganan MoU damai antara RI dan GAM pada 15 Agustus 2005 nanti.Rencana Uni Eropa ini disampaikan anggota parlemen Eropa dari Portugal Ana maria Gomes usai bertemu Wapres di Istana Wapres, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (21/7/2005). "Kalau disetujui pemerintah Indonesia, kita akan kirim orang yang punya latar belakang militer," ujar Gomes, seraya menambahkan pengiriman pasukan militer ini untuk memonitor pelucutan senjata GAM dan penarikan personel TNI/Polri di Aceh. Meski rencana itu akan dibicarakan lagi di tingkat parlemennya, Gomes meyakinkan parlemen Eropa mendukung hasil perjanjian antara Indonesia dengan GAM di Helsinki, Finlandia. Selain itu, pihaknya juga mendukung pendirian parpol lokal di Aceh. "Tapi ini semua masih tergantung pertemuan tim monitoring yang terdiri dari Uni Eropa dan lima delegasi ASEAN pada 28 Juli 2005 nanti di Jakarta," kata Gomes.
(umi/)










































