DetikNews
Senin 18 Juni 2018, 12:10 WIB

Menhub: 100 Balon Udara Diamankan Polisi Sebelum Diterbangkan

Zunita Amalia Putri - detikNews
Menhub: 100 Balon Udara Diamankan Polisi Sebelum Diterbangkan Ilustrsi balon udara (Robby Bernardi/detikcom)
Batang - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menegaskan pihaknya memberi perhatian khusus terhadap bahaya menerbangkan balon udara. Budi mengatakan sudah ada 100 balon udara yang diamankan polisi sebelum diterbangkan.

Penerbangan balon udara ini dilakukan sebagai tradisi masyarakat di kawasan Jawa Tengah dan Jawa Timur untuk perayaan Idul Fitri. Budi menerangkan sudah tiga hari ini dia memberi perhatian ekstra agar masyarakat menghentikan penerbangan balon udara tersebut.

Dia bahkan telah menyampaikan pelaku penerbangan balon udara bisa terancam pidana penjara minimal 2 tahun. "Jadi, kalau ikut aturan boleh, tapi kalau tidak ikut, polisi akan melakukan upaya," kata Budi saat meninjau arus balik mudik di Jembatan Kalikuto, Batang, Jawa Tengah, Senin (18/6/2018).

Budi mengatakan polisi sudah melakukan upaya luar biasa, baik di Jawa Barat, Jawa Tengah, maupun Yogyakarta, untuk melarang masyarakat menerbangkan balon udara. Sebab, penerbangan balon udara ini bisa membahayakan penerbangan pesawat.

"Polisi sudah lakukan upaya luar biasa baik di Jabar, Jateng, dan Yogya. Sudah ditemukan 100 balon udara digagalkan terbang," kata Budi.

Budi menambahkan tren penerbangan balon udara ini cenderung menurun. Sementara beberapa hari lalu ada 60 balon udara yang diterbangkan, untuk Minggu (17/6) kemarin jumlahnya menurun menjadi 15.

"Lima belas balon itu di antara Jateng, Wonosobo, dan Jatim itu Ponorogo," katanya.

"Saya pesan ke Kapolda Jateng, Jatim, dan Yogya untuk persuasif dulu," imbuhnya.
(jor/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed