DetikNews
Senin 18 Juni 2018, 11:24 WIB

Indo Riset Konsultan: Nurdin Halid Unggul di Pilgub Sulsel

Ray Jordan - detikNews
Indo Riset Konsultan: Nurdin Halid Unggul di Pilgub Sulsel Ilustrator: Luthfy Syahban/detikcom
Jakarta - Lembaga survei Indo Riset Konsultan melakukan survei elektabilitas calon di Pilgub Sulawesi Selatan (Sulsel). Hasilnya, pasangan Nurdin Halid-Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar mengungguli pasangan lain.

Survei Indo Riset Konsultan tersebut dilakukan pada 30 Mei-7 Juni 2018 melalui wawancara tatap muka menggunakan kuesioner oleh pewawancara (enumerator) terlatih. Ada 1.000 responden yang diwawancara yang tersebar secara proporsional di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Sulawesi Selatan.

Data valid untuk dianalisis sebanyak 914 responden. Survei ini memiliki margin of error sebesar +/- 3,24% dengan tingkat kepercayaan 95%.

"Penarikan sampel dilakukan dengan metode multistage random sampling dengan mempertimbangkan jumlah sampel dengan jumlah pemilih di setiap kabupaten dan kota," dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Senin (18/6/2018).

Kontrol penelitian dilakukan terhadap hasil wawancara dipilih secara acak sebesar 20% dari total sampel, dengan mendatangi kembali responden terpilih serta 80% dilakukan verifikasi melalui telepon.

Lalu, bagaimana hasil surveinya?

Ada empat pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan yang bertarung di Pilgub Sulsel 2018 ini, yakni Nurdin Abdullah-Sudirman Sulaiman, Nurdin Halid-Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar, Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar, dan Agus Arifin Nu'mang-Tanri Balilamo.

Untuk tingkat popularitas dan disukai, ditujukan secara perseorangan. Hasilnya, tingkat popularitas Nurdin Halid sebesar 72,5% dengan tingkat disukai 77,4%. Disusul Ichsan Yasin Limpo dengan tingkat popularitas 72,1% dengan disukai sebanyak 75,9%.

Selanjutnya ada Abdul Aziz Qahhar Maudzakkar dengan tingkat popularitas 67,9% dan disukai 77,0%. Diikuti Nurdin Abdullah dengan tingkat popularitas 63,9% dan disukai 79,8%. Kemudian Agus Arifin Nu'mang dengan tingkat popularitas 62,1% dan disukai 75,4%. Dilanjutkan oleh Andi Mudzakkar dengan tingkat popularitas 48,6% dan disukai sebanyak 74,8%.

Selanjutnya ada Andi Sudirman Sulaiman dengan tingkat popularitas 33,5% dan disukai 78,8%. Terakhir, ada Tanribali Lamo dengan tingkat popularitas 32,3% dan disukai 76,3%.

Sementara itu, tingkat elektabilitas pasangan cagub dan cawagub dengan nilai tertinggi adalah Nurdin Halid- Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar sebanyak 32,3%, disusul Nurdin Abdullah-Sudirman Sulaiman 27,4%, kemudian Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar 18,8%, dan terakhir pasangan Agus Arifin Nu'mang-Tanri Balilamo 9,2%. Sementara itu, untuk responden yang menjawab tidak tahu atau tidak jawab sebanyak 12,4%.

"Dalam simulasi menggunakan kertas suara tingkat elektabilitas tertinggi diperoleh pasangan calon Nurdin Halid-Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar (32,3%). Kemudian di posisi kedua pasangan calon Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman dengan tingkat elektabilitas 27,4%," demikian keterangan Indo Riset Konsultan.

Lembaga survei ini juga melakukan survei elektabilitas calon presiden untuk Pilpres 2019. Hasilnya, Joko Widodo (Jokowi) berada di puncak, dengan angka 38,9%, disusul Prabowo Subianto 28,9%, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 2,8%, Anies Baswedan 2,6%, dan Gatot Nurmantyo 2,5%.

Ada juga nama Anis Matta yang mendapat angka 1,3%, Hary Tanoesoedibjo 1,0%, Ahmad Heryawan 0,9%, Chairul Tanjung 0,4%, Mahfud MD 0,4%, Tito Karnavian 0,4%, Muhaimin Iskandar 0,2%, Airlangga Hartarto 0,1%, Zulkifli Hasan 0,1%, dan lain-lain 2,5%. Sementara itu, yang tidak tahu ataupun tidak menjawab sebanyak 16,7%.

"Tingkat elektabilitas Joko Widodo mencapai 38,9%, paling tinggi dibandingkan dengan calon-calon presiden lain," demikian keterangan Indo Riset Konsultan.
(jor/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed