DetikNews
Minggu 17 Juni 2018, 21:12 WIB

Pawang dari Ragunan Ikut Dilibatkan Pencarian Buaya di Tj Priok

Indra Komara - detikNews
Pawang dari Ragunan Ikut Dilibatkan Pencarian Buaya di Tj Priok Personel Ditpolair Polda Metro Jaya melakukan pencarian buaya di perairan Pondok Dayung, Jakut. Pencarian juga dilakukan petugas damkar dan personel TNI AL (Foto: Samsudhuha Wildansyah/detikcom)
FOKUS BERITA: Buaya Masuk Jakarta
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan sudah ada pawang buaya yang turun untuk mencari buaya di Tanjung Priok. Sandi harap buaya bisa ditangkap dengan jaring bukan ditembak.

"Ya saya sama bersama Menteri KLH Bu Siti Nurbaya Bakar bahwa jangan ditembak tapi kami sudah menurunkan tim dari Ragunan pawangnya, begitu datang dengan jaring jadi lebih baik ditangkap dengan jaring dan dikembalikan ke penangkaran atau ke habitatnya," kata Sandi di Anjungan DKI, JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (17/6/2018).


Meski buaya sepanjang 2,5 meter itu belum tertangkap, Sandi harap tidak membuat masyarakat cemas. Sebab sudah ada tim yang menangani.

Penampakan buaya di Tanjung Priok pada Kamis (14/6) laluPenampakan buaya di Tanjung Priok pada Kamis (14/6) lalu (Foto:Screenshot video viral)

Sandi juga ingin ada partisipasi dari masyarakat dalam pencarian buaya muara di Tanjung Priok. Jika ada warga yang melihat, Sandi meminta warga untuk melapor.


"Imbauan kami bahwa fenomena ini tidak kekhawatiran masyarakat karena ini sudah diterjunkan mengimbau untuk warga yang melihat melaporkan jangan langsung dieskekusi tapi laporkan kepada pihak berwajib baik itu teman-teman di Armabar (Komando Armada Barat TNI AL) maupun juga damkar," terang Sandi.

Selain itu, Sandi juga meminta ahli binatang, khususnya reptil untuk meneliti fenomena munculnya buaya di Tanjung Priok. Hal ini untuk mengetahui penyebab kemunculan buaya di luar habitatnya.


"Nah kami juga menginginkan bahwa ahli melihat apa fenomena yang terjadi kenapa sampai sudah 2-3 kali buaya terlihat terlepas dari habitatnya, apakah ada perubahan iklim atau ada perubahan di habitatnya," kata Sandiaga.
(idn/jbr)
FOKUS BERITA: Buaya Masuk Jakarta
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed