Perjalanan Panjang Kasus Chat Porno Habib Rizieq Hingga Dihentikan

ADVERTISEMENT

Perjalanan Panjang Kasus Chat Porno Habib Rizieq Hingga Dihentikan

Audrey Santoso - detikNews
Minggu, 17 Jun 2018 09:23 WIB
Habib Rizieq Saat Bersaksi di Sidang Ahok (Foto: Hasan Al Habshy)
Jakarta - Polisi menghentikan kasus chat porno yang menyeret Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab. Begini perjalanan panjang kasus tersebut hingga berujung pada Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).

Kasus ini berawal dari sebuah situs beralamat www.baladacintarizieq.com membuat geger masyarakat pada awal 2017 lalu. Situs tersebut memuat konten gambar screenshot percakapan tak senonoh dalam aplikasi Whatsapp, antara seorang pria yang disebut sebagai Habib Rizieq dan wanita yang disebut-sebut Firza Husein.

Percakapan dalam screenshot seolah-seolah menggambarkan Rizieq memiliki hubungan dengan Firza. Situs 'baladacintarizieq' juga memuat konten foto-foto syur yang diduga diambil Firza untuk pria yang diduga Rizieq. Tak hanya foto, situs tersebut juga mengunggah rekaman suara dua orang perempuan yang sedang menbicarakan adanya hubungan terlarang antara pria diduga Rizieq dengan perempuan diduga Firza. Kedua perempuan tersebut digambarkan sebagai Firza sendiri dan sosok temannya Fatima alias Kak Emma.



Irjen Boy Rafli, yang kala itu masih menjabat sebagai Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri, mengatakan pihaknya akan mempelajari konten dari situs tersebut. Menurut Boy, jika situs itu memang memuat konten pornografi, penyebar bisa dikenai pidana tanpa perlu menunggu ada yang mengadukan.

"Kita pelajari dulu kontennya, apa benar ada unsur pornografi. Perlu pemeriksaan konten tersebut dengan melibatkan ahli IT. Kalau pornografi, bukan delik aduan," kata Boy di kantornya, Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (30/1/2017).

Sementara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) langsung memblokir situs baladacintarizieq. "Iya, diblokir, ini dalam proses pemblokiran," ujar Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kominfo Noor Iza saat dikonfirmasi detikcom di hari yang sama.

Malam harinya sekelompok orang yang menamai diri Aliansi Mahasiswa Anti Pornografi, yang melaporkan tiga situs yang mengandung konten pornografi ke Polda Metro Jaya. Pelapor, Jefri Azhar, melampirkan bukti print out percakapan antara Habib Rizieq Syihab dan Firza Husein dalam laporannya tersebut. Adapun tiga situs yang dilaporkan oleh Jefri adalah baladacintarizieq, www.4nSh0t.com, dan www.s05exybib.com.

Laporan Jefri itu tertuang dalam nomor laporan polisi bernomor LP/510/I/2017/PMJ/Ditreskrimsus. Dalam laporan tersebut, Jefri melaporkan ketiga situs itu dengan Pasal 4 ayat (1) juncto Pasal 29 dan/atau Pasal 32 UU RI No 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan/atau Pasal 27 ayat (1) juncto Pasal 45 ayat (1) UU RI No 19 Tahun 2016 atas Perubahan UU RI No 11 Tahun 2008 tentang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik)



Menanggapi heboh situs baladacintarizieq.com, Rizieq dan Firza kompak mengatakan itu fitnah. Rizieq mengaku kenyang difitnah sementara Firza, lewat perwakilan keluarga, menyebut hal itu hoax dan menantang pihak-pihak yang menuding, untuk membuktikan.

"Itu fitnah. Saya cuma punya satu kata untuk teks yang tersebar berkaitan dengan hoax itu, fitnah! Apa pun yang berkaitan dengan itu fitnah, buktikan saja itu," seru Fifi Husein, adik kandung Firza, saat ditemui di kediamannya, Jalan Makmur, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Selasa (31/1/2017).

Firza Husein usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi untuk tersangka Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab terkait kasus dugaan pornografi di situs 'baladacintarizieq' di Polda Metro Jaya, Senin (12/6/2017) / Firza Husein usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi untuk tersangka Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab terkait kasus dugaan pornografi di situs 'baladacintarizieq' di Polda Metro Jaya, Senin (12/6/2017) / Foto: Rengga Sancaya


"Adapun soal fitnah semacam ini, saya ini sudah kenyang difitnah. Difitnah beristri enam, difitnah sodomi laskar, difitnah selingkuh sama perempuan, kemudian difitnah terima sogokan Rp 100 miliar, difitnah serobot tanah negara, difitnah menghina Pancasila, difitnah anti-Bhinneka Tunggal Ika, jadi sudah segudang fitnah yang ada. Nah jawaban saya terhadap fitnah-fitnah ini cukup yaitu Hasbunallah wa ni'mal wakil ni'mal maula wa ni'mal natsir, walahaula walaquwwata Illabillahalil 'aliyil Adzim," ucap Rizieq di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (1/2/2017).

Selang empat bulan, polisi menetapkan Firza Husein sebagai tersangka, Selasa (16/5/2017). Sementara Rizieq ditetapkan sebagai tersangka hampir dua pekan setelah Firza, Senin (29/5/2017). Polisi kemudian tidak bisa memeriksa Rizieq karena yang bersangkutan berada di Arab Saudi.

"Untuk kasus tersangka Rizieq Syihab, penyidik Polda Metro Jaya sudah menerbitkan DPO, hari ini. Kemudian saat ini penyidik sedang rapat di Mabes Polri dengan Divhubinter," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (31/5/2017).

Sontak pihak pro-Habib Rizieq mempertanyakan sikap polisi terkait penyelidikan sosok yang menyebarkan konten porno di situs baladacintarizieq.com. Mereka merasa polisi merekayasa kasus untuk menjerat Rizieq. Polda Metro Jaya saat itu menjawab tudingan tersebut.

"Penyebarnya kan sudah kita sampaikan, sedang kita dalami, karena konten pertama keluar ada dari Amerika, dari anonymous itu. Jadi kita ada kesulitan. Ini beda ya. Yang menyebarkan dengan pelaku (Rizieq dan Firza) beda, jadi ada pidananya ya. Jadi yang melakukan ini antara--dalam hal ini--Saudari Firza dengan Habib Rizieq itu ada pidana tersendiri. Di mana yang meminta (membuat konten porno) dengan yang memberi itu kena pidana," jelas Irjen M Iriawan, yang saat itu menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (8/6/2017).



Setelah DPO, ancaman red notice pun menghantui Rizieq. Namun upaya polisi mengajukan permohonan red notice atas Rizieq ditolak Interpol. Sementara Firza yang berada di Tanah Air, harus bolak-balik memenuhi panggilan penyidik untuk menjalani proses hukum atas kasus chat porno tersebut dan menyaksikan berkasnya bolak-balik antara kepolisian dan kejaksaan.

"Hadapi saja. Silakan berargumentasi di pengadilan. Saya yakin, hakim kalau mau memutus itu dengan tepat dan bijak. Kalau memang bukti-bukti tidak ada yang mengarah ke dia, pasti akan diputus bebas. Tapi kan lebih elegan kalau itu dihadapi, jangan lain-lain. Hadapi saja menurut saya, itu lebih baik. Beliau kan warga negara yang baik. Tetap hukum harus ditegakkan dan harus dihadapi, itu saja. Itu paling elegan dan saya akan angkat topi kalau beliau (Rizieq) datang," tantang Iriawan saat ditanyai sikap Rizieq yang tak kunjung pulang, Silang Monas, Jakarta Pusat, Senin (19/6/2017).



Pengacara Rizieq, Sugito Atmo Parwiro menegaskan bahwa kliennya Habib Rizieq akan pulang ke Indonesia. Namun, Rizieq meminta rekonsiliasi dengan pemerintah. Sugito menyampaikan pandangan Rizieq yang menilai proses hukum dalam kasus dugaan pornografi di situs baladacintarizieq itu sarat muatan politis.

"Saya sudah sampaikan bahwa Habib tentu akan pulang, asal ada solusi rekonsiliasi dari pemerintah. Habib melihat proses hukum ini politis, bukan yuridis. Kalau sudah politis seperti itu, Habib tidak mau dong," ungkap Sugito, Kamis (6/7/2017).

Namun permintaan rekonsiliasi itu tak dihiraukan polisi. Polisi tetap menegaskan akan memproses hukum Rizieq sepulangnya dari Arab Saudi.



Pada 4 Mei 2018, Polda Jawa Barat mengumumkan pemberhentian penyidikan kasus dugaan penodaan Pancasila yang menjerat Rizieq. Alasannya karena perkara tidak cukup bukti untuk di bawa ke pengadilan. Diketahui, sebelum, terjerat kasus chat porno, Rizieq terlebih dahulu terjerat kasus penodaan Pancasila yang dilaporkan Sukmawati Soekarnoputri. Namun jika kelak ditemukan bukti baru terkait perkara itu, polisi menegaskan akan membuka kembali kasusnya.

6 Juni 2018, pihak PA 212 menghembuskan kabar kasus chat porno yang menjerat Habib Rizieq juga bernasib sama seperti kasus penodaan Pancasila. Pihak PA 212 mendesak polisi mengumumkan status perkara chat porno itu sejelas-jelasnya. Namun polisi, melalui Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal masih mengatakan penghentian kasus chat porno bisa jadi sebuah kemungkinan. Iqbal menuturkan penyidik diminta melengkapo berkas dengan memeriksa pengunggah konten porno di situs baladacintarizieq.

"Sepengetahuan saya, menurut saksi ahli, penyidik yang menangani kasus ini harus memeriksa yang mengunggah konten chat tersebut. Pengunggah belum diperiksa. Bisa jadi di-SP3 (surat perintah penghentian penyidikan)," kata Iqbal kepada detikcom di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (6/6/2018).

Habib Rizieq mengaku terima SP3 kasus chat / Habib Rizieq mengaku terima SP3 kasus chat / Foto: Screenshot video


15 Juni 2018, bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri, Rizieq membuat video yang didalamnya berisi rasa syukur dan pengakuan mengenai kasus chat mesum dihentikan oleh Polda Metro Jaya. Dia mengaku sudah memegang SP3 asli.

"Di hari yang fitri ini, kami juga ingin menyampaikan kabar baik, alhamdulillah ya rabbil alamin, hari ini kami mendapatkan surat asli SP3 kasus chat fitnah, surat asli SP3 kasus chat fitnah, surat asli SP3 kasus chat fitnah yang dikirim oleh pengacara kami, yaitu Bapak Sugito, yang beliau dapatkan SP3 ini dari penyidik," kata Habib Rizieq dalam video tersebut.



Namun pengakuan itu masih menjadi klaim sepihak karena kepolisian belum mau berkomentar. Tengah malam tadi, Brigjen Mohammad Iqbal akhirnya memberi pernyataan yang membenarkan penyidikan atas kasus chat porno Rizieq telah dihentikan.

"Betul penyidik sudah hentikan kasus ini, Bahwa (dihentikannya kasus) ini semua kewenangan penyidik. Ada permintaan resmi dari pengacara untuk di-SP3, lewat surat. Setelah itu dilakukan gelar perkara. Maka kasus tersebut dihentikan karena menurut penyidik kasus tersebut belum ditemukan penguploadnya. Terhadap kasus ini dapat dibuka kembali bila ditemukan bukti baru," tegas Iqbal kepada detikcom, Sabtu (16/6/2018).


Terima SP3, Rizieq: Terima Kasih FPI, Pengacara, dan Pemerintah

[Gambas:Video 20detik]

(aud/imk)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT