Menkes: Tangerang, Sumut, Jambi Positif Flu Burung

Menkes: Tangerang, Sumut, Jambi Positif Flu Burung

- detikNews
Kamis, 21 Jul 2005 11:45 WIB
Jakarta - Jika anda tinggal di daerah Tangerang, Sumatera Utara dan Jambi sebaiknya waspada. Sebab, 3 daerah itu sudah positif terindikasi flu burung."Ini adalah data sebulan terakhir ini," kata Menteri Kesehatan Siti Fadillah Supari dalam jumpa pers di kantornya, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (21/7/2005). Sedangkan, data yang melansir 21 provinsi dan 124 kabupaten yang terindikasi flu burung adalah data kumulatif sejak tahun 2003.Saat ini, Dinas Peternakan masih melakukan survei berapa jumlah unggas yang akan dimusnahkan. Dana kompensasi untuk hewan yang dimusnahkan juga sedang dihitung. "Yang jelas, hewan ternak yang terindikasi positif akan segera dimusnahkan dengan radius 3 kilometer," tukasnya.Ia mengaku fokus penanganan flu burung ini adalah unggas. "Belum ada data yang menunjukkan virus itu ditularkan dari manusia ke manusia tetapi dari unggas ke manusia," jelas Menkes.Selain itu, penduduk sekitar juga akan diambil spesimen darahnya. Hal ini dilakukan guna melacak apakah positif terkena flu burung atau tidak.Pihaknya mengimbau masyarakat tidak takut mengonsumsi ayam dan telur. Saya dan presiden mungkin akan melakukan kampanye makan ayam," aku Menkes.Pemerintah sudah menyiapkan 44 rumah sakit di seluruh indonesia untuk menerima rujukan penanganan flu burung. Selain itu, pemerintah sudah menyiapkan nomor yang bisa dihubungi dalam menangani kasus ini. Nomor yang bisa dikontak selama 24 jam adalah Menko Kesra (021) 3453676 dan website www.menkokesra.go.id., Depkes di nomor (021) 4257125, Departemen Pertanian di situs www.deptan.go.id., Depperindag di (021) 3858213. "Bila melihat atau mendengar ada unggas yang mati dalam jumlah yang signifikan, tolong segera beritahu kami," imbau Menkes.Depkes juga sudah terima bantuan 2.000 tablet antiviral merek Oseltamivir dari Thailand dan 3.000 butir dari WHO. "Obat ini akan diberikan untuk pencegahan dan pengobatan," tukasnya."Apakah sudah mendapat bantuan vaksin?" "Kita tidak punya vaksin untuk manusia karena vaksin virus H5 N1 hanya untuk unggas," tegas Menkes. (ton/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads