Polisi Beberkan Peran Komplotan Pembunuh Sopir GrabCar

Raja Adil Siregar - detikNews
Sabtu, 16 Jun 2018 22:46 WIB
Foto: Dok. Istimewa
Palembang - Polisi telah mengungkap kasus perampokan yang berujung pembunuhan sopir GrabCar, Aji Saputra (24), di Palembang, dan menangkap tiga pelakunya. Terungkap ketiga tersangka melakukan serangan bertubi-tubi kepada Aji, sebelum akhirnya membuang jasad Aji di wilayan Musi Banyuasin.

"Alhamdulillah siang hari tadi 3 tersangka sudah bisa ditangkap. Pertama, Bambang Kurniawan (25), warga Palembang, ditembak mati,. Perannya yang menusuk almarhum dengan obeng," kata Kapolda Sumatera Selatan Irjen Zulkarnain kepada wartawan di Mapolda Sumatera Selatan, Sabtu (16/6/2018).

Kemudian untuk pelaku lainnya yang ditangkap dalam keadaan hidup, Yoga Andriansyah (27) diketahui menyerang korban dengan jerat tali tambang. Sementara Willy (20) melanjutkan tindakan keji Bambang, menusuk korban hingga tewas.

"Dua lagi, satu ditembak, satu menyerahkan diri. Yang menyerahkan diri namanya Willy, yang ditembak juga bernama Yoga Andriansyah, alamat Lampung Selatan. Perannya dia (Yoga) yang jerat, Bambang yang nusuk, Bambang menyerahkan obeng ke Willy," ujar Zulkarnain.

Zulkarnain menyampaikan kejadian pembunuhan driver angkutan online sudah empat kali terjadi di Kota Palembang. Dia mengimbau para driver online berhati-hati saat menerima orderan.

"Kami ingin mengingatkan ini peristiwa kalau tidak salah sudah 4 kali ini di kota Palembang. Bagi rekan-rekan driver online harap berhati-hati, dalam artian ketika dipesan tengah malam, jauh perjalannya dan kemudian penumpang lelaki yang mencurigakan berjumlahnya 2, 3, atau 4 orang," imbau Zulkarnain.

Sebagaimana diketahui, perampokan dan pembunuhan sopir GrabCar terjadi pada Rabu (13/6) malam. Korban saat itu menerima order dari JM Sukarami tujuan Suka Bangun, Palembang.

Dalam perjalanan, korban dihabisi ketiga pelaku dan mayatnya dibuang di Musi Banyuasin. Selanjutnya, Kamis (14/6), sekitar pukul 04.30 WIB, mayat korban ditemukan warga saat pergi memancing dalam kondisi tersangkut di bawah jembatan kompleks pemda. (aud/haf)