Presiden Harapkan Pemuka Agama Promosikan Sikap Toleran

Presiden Harapkan Pemuka Agama Promosikan Sikap Toleran

- detikNews
Kamis, 21 Jul 2005 11:31 WIB
Nusa Dua - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengharapkan para pemuka agama peserta Dialog Antaragama Asia Eropa (ASEM Interfaith Dialogue) merumuskan deklarasi yang mempromosikan sikap moderat dan toleransi antar umat beragama. "Sikap demikian (moderat dan toleran) yang kita butuhkan untuk dapat menciptakan kehidupan internasional yang harmonis dalam perbedaan," kata Presiden SBY dalam sambutan saat membuka ASEM Interfaith Dialogue di Bali International Convention Center (BICC) Nusa Dua, Bali, Kamis (21/7/2005). Sikap toleran ataupun moderat bukan berarti kompromi terhadap pandangan-pandangan ekstrim maupun global. Sikap itu justru menjembatani dan memberikan solusi jalan tengah antara kedua pandangan yang sering bertolak belakang tersebut.Tidak adanya sikap toleran hanya akan menyuburkan prasangka yang tidak beralasan terhadap penganut agama lainnya. Dampaknya akan memicu konflik horisontal di masyarakat sebagaimana yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia beberapa tahun terakhir."Akibat prasangka pula terjadi serangan terorisme seperti peledakan bom di Bali dan London, yang menewaskan ratusan orang," kata SBY.SBY menyadari deklarasi hasil ASEM Interfaith Dialogue nanti tidak akan mampu memecahkan semua masalah di dunia. Tapi, lanjutnya, deklarasi itu setidaknya mampu menjawab beberapa masalah yang ada. Presiden juga mengingatkan para pemuka agama aktif menyosialisasikan deklarasi hasil ASEM Interfaith Dialogue kepada umatnya masing-masing. Tanpa sosialisasi yang masif, implementasi dari deklarasi ASEM tersebut tidak akan terwujud. (iy/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini