Toleransi di Halaman Gereja Katedral

Toleransi di Halaman Gereja Katedral

Danu Damarjati - detikNews
Jumat, 15 Jun 2018 09:30 WIB
Halaman Gereja Katedral, Jakarta, Jumat (15/6/2018) Foto: Danu Damarjati-detikcom
Jakarta - Toleransi antarumat beragama terpancar di halaman Gereja Katedral, seberang Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Halaman gereja disediakan sebagai tempat parkir sepeda motor jemaah salat Idul Fitri.

Terlihat ratusan sepeda motor jemaah salat Idul Fitri Masjid Istiqlal terparkir dengan rapi di halaman gereja ini, Jumat (15/6/2018).

"Sejak jam 04.00 WIB, sudah pada parkir di sini," kata petugas sekuriti gereja, Aristo Sia (48), sambil memantau jemaah Istiqlal yang keluar membawa kendaraannya, pukul 08.30 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, halaman gereja ini selalu disediakan sebagai lahan parkir jemaah Istiqlal, setiap salat Idul Fitri, Idul Adha, atau kegiatan tabligh akbar di Masjid Istiqlal. Ini dilakukan supaya kendaraan jemaah Istiqlal aman.



"Dan sejauh ini aman, tidak ada berita kehilangan. Semoga aman seterusnya," kata Aristo.

Jemaah Katedral yang juga mengurusi parkir di sini, Edi Sarwono (47) mengatakan pihaknya selalu memantau situasi supaya kendaraan yang parkir di sini aman terus. Meski begitu, mereka tak mematok harga tarif parkir untuk para jemaah Istiqlal.

"Nggak bayar juga nggak masalah. Namanya mau sembahyang, nggak bawa uang ya nggak masalah," kata Edi sambil tersenyum.


Halaman Gereja Katedral, Jakarta, Jumat (15/6/2018)Halaman Gereja Katedral, Jakarta, Jumat (15/6/2018) Foto: Danu Damarjati-detikcom


Terlihat para jemaah Istiqlal yang mengambil kendaraannya memberikan uang sukarela ke kardus yang disediakan, pecahan Rp 2.000 hingga Rp 5.000 diberikan.

Halaman parkir tetap disediakan untuk jemaah Istiqlal sekalipun tadi ada pula acara misa pagi, pukul 06.00 WIB sampai pukul 06.30 WIB. Karena jemaah misa tak terlalu banyak, maka parkiran untuk jemaah misa ditempatka di sebelah pojok, terpisah dari tempat parkir jemaah salat Idul Fitri Istiqlal yang tepat di depan pintu gereja.



"Setiap tahun atau setiap ada acara di Istiqlal, kami selalu sediakan. Bayar seikhlasnya saja," imbuh Aristo.

Terlihat setiap jemaah Istiqlal yang mengambil sepeda motornya tersenyum ke juru parkir gereja. Sebagian jemaah Istiqlal juga berteduh sejenak di bawah pohon halaman gereja. (dnu/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads