DetikNews
Kamis 14 Juni 2018, 21:28 WIB

Kementan Klaim Stok dan Harga Pangan di Bekasi Stabil

Muhammad Idris - detikNews
Kementan Klaim Stok dan Harga Pangan di Bekasi Stabil Foto: Dok. Kementan
Bekasi - Kementerian Pertanian (Kementan) terus melakukan pemantauan pasokan dan harga pangan. Salah satunya di Bekasi yang dinyatakan aman dan harganya juga relatif stabil.

"Kami terus menurunkan Tim unuk memwntau pasokan, distribusi dan harga pangan," kata Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan BKP Riwantoro, dari Pasar Cibitung dan Pasar Tambun Bekasi, dalam keterangan tertulis, Kamis (14/6/2018).

"Upaya ini kami lakukan untuk memastikan bahwa distribusi pangan berjalan lancar sehingga pasokan cukup dan harga tetap stabil," tambahnya.

Menurut Riwantoro, keberhasilan menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pangan tidak terlepas dari tekad pemerintah untuk mengulangi keberhasilan tahun 2017.


"Keberhasilan itu harus dipertahankan dan dicapai kembali pada tahun 2018 ini. Untuk itu jauh-jauh hari semua stakeholder sudah berjibaku sesuai tugas dan kewenangannya serta koordinasi yang lebih intensif dalam memperlancar distribusi serta menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan," kata Riwantoro.

Menurut Riwantoro, Kementerian Pertanian telah melakukan berbagai upaya untuk memperlancar distribusi, menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan antara lain dengan membangun jaringan pelaku distribusi antara wilayah sentra dengan DKI Jakarta sebagai barometer nasional.

Kemudian melakukan Gelar Pangan Murah di sekitar 500 titik dengan melibatkan stakeholder terkait, mengoptimalkan peran Toko Tani Indonesia (TTI) dan Toko Tani Indonesia Center (TTIC) di 20 provinsi.

Berikutnya melakukan monitoring pasokan dan harga pangan baik di pusat maupun daerah, serta memanfaatkan dukungan informasi dan data base pasokan dan harga pangan dari stakeholder terkait.

Khusus untuk daging sapi dan kerbau, daging ayam dan telur, Kementan bekerja sama dengan para pelaku usaha yang berkomitmen menyediakan pasokan sesuai harga acuan pemerintah. Selain itu juga melakukan operasi pasar hampir di seluruh wilayah yang sangat berperan dalam upaya stabilisasi pasokan dan harga bahan pangan baik di ritel modern maupun pasar tradisional.


"Keberhasilan ini tentu tidak terlepas dari sinergi dan kerja sama dari semua sektor, baik pemerintah maupun swasa yang memiliki satu pemahaman bahwa distribusi, pasokan dan harga bahan pangan harus aman agar masyarakat bisa lebih tenang dan khusuk dalam menjalankan ibadah Puasa dan Idul Fitri 2018," jelas Riwantoro.

Kepala UPTD Pasar Cibitung, Nur Alamsyah mengatakan, pasokan dan harga pangan selama bulan puasa sampai H-1 ini stabil. Bahkan diperkirakan setelah Idul Fitri nanti harga bahan pangan cenderung turun, karena pasokan berlebih.

Sarya Wijaya Korlap Pasar Tambun Bekasi bahkan mengatakan, harga bahan pangan selama bulan puasa tahun 2018 ini jauh lebih stabil dibanding tahun 2017, karena pasokan bahan pangan sudah disiapkan jauh-jauh hari, sehingga tidak sempat terjadi kekosongan.

"Kelancaran distribusi bahan pangan juga sangat mendukung," ujarnya.

(idr/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed