DetikNews
Kamis 14 Juni 2018, 14:06 WIB

Kapolri: Dibanding Tahun Sebelumnya, Mudik Kali Ini Relatif Lancar

Audrey Santoso - detikNews
Kapolri: Dibanding Tahun Sebelumnya, Mudik Kali Ini Relatif Lancar Foto: Audrey Santoso/detikcom
FOKUS BERITA: Jalur Mudik 2018
Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian memantau dan meninjau langsung arus mudik beberapa hari ini. Tito menilai mudik tahun ini relatif lebih lancar daripada arus mudik tahun sebelumnya.

"Melihat secara umum dibanding tahun sebelumnya, ini relatif lancar dari sebelumnya," ujar Tito di Pos Polisi Cikopo, Jawa Barat, Kamis (14/6/2018).

Dari evaluasi yang dilakukan, Tito mengatakan arus mudik terpecah dalam beberapa hari, sehingga tidak menyebabkan kepadatan kendaraan. "Meskipun kita melihat ada 6 titik pelambatan, tapi bukan macet total. Ini pelambatan itu bukan berhenti," katanya.

Tito juga mengatakan ada persoalan di Jalan Tol Cipali, terutama yang berkaitan dengan rest area. Dia menilai ini karena banyak pengendara yang memilih beristirahat di rest area.

"Mereka mau istirahat, buang air, beli minuman, ditambah lagi kapasitas rest area terbatas sehingga di jalur ini keluar-masuk itu menimbulkan perlambatan. Apalagi yang berhenti di bahu jalan, meskipun tidak parah," jelasnya.

Tito pun mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polri, terutama yang bertugas di Mabes Polri, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Banten. Keberadaan anggota Polri dalam mengatur arus mudik sangat membantu.

"Rekan-rekan melakukan pengaturan-pengaturan. Ini sangat membantu sekali. Untuk itu, saya sampaikan terima kasih saya kepada jajaran. Sekali lagi, ini operasi kemanusiaan. Harapan masyarakat tinggi kepada kita sekaligus pengabdian kita kepada masyarakat," jelasnya.

Tito menjelaskan kelancaran arus mudik ini tak lepas dari kebijakan pemerintah yang menambahkan jumlah hari libur Lebaran Idul Fitri mulai 11 hingga 20 Juni 2018. Tito pun memperkirakan puncak arus balik mudik tahun ini akan terjadi pada 19-20 Juni 2018.

"Kita perkirakan arus balik bisa tanggal 18 (Juni 2018), tapi pasti 19-20 (Juni 2018) sudah kembali, karena tanggal 21-22 itu sudah mulai bekerja. Tapi mungkin juga ada yang berlibur, karena dia kan (libur) sampai hari Sabtu dan Minggu, yakni 23, 24, 25, 27 udah pemilu untuk daerah," jelas Tito.

Untuk itu, Tito mengimbau masyarakat yang hendak kembali ke Jakarta pulang lebih dulu, yakni pada 17 Juni 2018.

"Jadi kita beri imbauan ke masyarakat kalau ingin kembali tanggal 17 (Juni 2018), pulang lebih dulu, 17, 18, 19, 20 itulah imbauan kita," ujarnya.

"Tapi tolong ikutin terus perkembangan arus lalin balik melalui media dan aplikasi lain. Jangan terjun bebas pulang. Macet tahan dulu. Kalau telanjur ambil cuti di 21-22 kembali di hari berikutnya, kita berterima kasih. Kita harapkan tidak terjadi penumpukan di tanggal 19 dan 20 Juni 2018," tambahnya.
(jor/imk)
FOKUS BERITA: Jalur Mudik 2018
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed