DetikNews
Kamis 14 Juni 2018, 12:37 WIB

Politikus Gerindra Curiga Gejala Suspend: Follower Twitter Naik

Danu Damarjati - detikNews
Politikus Gerindra Curiga Gejala Suspend: Follower Twitter Naik Ketua DPP Partai Gerindra Habiburokhman (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Politikus Partai Gerindra ini mengaku kedatangan ratusan pengikut akun Twitter dalam waktu dua hari saja. Dia lantas buru-buru melindungi akun Twitter-nya karena curiga lonjakan jumlah follower ini adalah gejala akunnya bakal kena suspend.

"Twitter saya ada anomali penambahan follower sejak dua hari lalu. Banyak sekali follower nggak jelas, nama memakai kode, tanpa foto," kata Ketua DPP Partai Gerindra Habiburokhman kepada detikcom, Kamis (14/6/2018).


Dia mengaku kedatangan 100-200 follower dalam dua hari terakhir. Kemudian dia berbincang dengan rekan-rekannya yang mengalami suspend pada akun Twitter masing-masing. Rekan-rekan Habiburokhman membagi pengalaman bahwa sebelum kena suspend, mereka juga mendapat lonjakan jumlah follower dalam waktu singkat.

Politikus Gerindra Curiga Gejala Suspend: Follower Twitter NaikTangkapan layar akun Twitter Habiburokhman, 14 Juni 2018 (Twitter)


"Menurut kawan-kawan saya, gejalanya begitu (ada lonjakan follower). Kemudian follower-follower baru inilah yang akan beramai-ramai melaporkan ke Twitter agar akun kita di-suspend," kata Habiburokhman.



Dia belum mendalami lebih lanjut perkara hal ini. Namun, untuk berjaga-jaga supaya tidak kena suspend, akun Twitter-nya langsung dikunci. Dia curiga ada yang menggerakkan ratusan akun yang mem-follow dirinya secara tiba-tiba supaya akunnya kena suspend. Seharusnya akun Twitter yang tidak jelas seperti 'pasukan follower tiba-tiba' itulah yang kena suspend.

"Kita curiga boleh saja. Pasti ada yang mengorkestrasi yang beginian ini, tentu pihak itu punya kekuatan modal," kata dia.


Sebelumnya, suspend terhadap akun Twitter politikus ini menjadi sorotan pula saat menimpa salah satu politikus Partai Demokrat. Akun Twitter @LawanPolitikJKW milik Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean kena suspend Twitter.


Video Fadli Zon: Twitter Jangan Jadi Kaki Tangan Penguasa
(dnu/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed