Kepala UPT Monas Munjirin mengatakan patroli dilakukan petugas pengamanan dalam (pamdal) Monas dan petugas Satpol PP. Dia mengatakan patroli dilakukan untuk mengingatkan warga yang ada di Monas untuk tak melewati batas norma.
"Kalau di dalam Monas itu pamdal kita, kita juga ada unsur samping. Kalau tidak ada yang signifikan, dilepas. Karena sifatnya hanya diingatkan. Itu operasi rutin kita untuk mengingatkan agak tak keterlaluan," kata Munjirin saat dihubungi, Kamis (14/6/2018).
Dia mengatakan, karena sifatnya hanya mengingatkan, jika ada sejoli yang kedapatan berbuat mesum, petugas tak langsung menindak. Munjirin mengatakan petugas patroli menggunakan car call sehingga suara dari mobil sudah secara tidak langsung mengingatkan warga.
Munjirin mengatakan, dalam sehari, bisa saja ditemukan sejoli yang kedapatan berbuat mesum. Dia mengatakan, jika sudah masuk kategori berlebihan, petugas akan membawa sejoli tersebut ke kantor mereka.
"Itu sudah rutinitas operasi kita, jadi tidak perlu lapor ke kita. Ya hampir setiap hari ada saja yang diingetin, satu-dua (pasangan)," ujar Munjirin.
Gambar sejoli yang diduga mesum itu tersebar di Instagram. Di gambar tersebut, terlihat tubuh sejoli tersebut saling tindih di atas taman. Pengunggah mengatakan foto tersebut diambil dari sebuah halte TransJakarta.
Video Sandiaga: Tak akan Ada Takbiran di Monas! (jbr/imk)











































