Dari 67 Pegawai BPK, Tidak Satu pun yang Alami Gejala Flu Burung
Rabu, 20 Jul 2005 17:13 WIB
Jakarta -
Hingga saat ini, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) belum menerima hasil pemeriksaan laboratorium Hong Kong yang memastikan Iwan Siswara Rapei dan dua putrinya positif terkena flu burung. Meski begitu, BPK terus memantau secara seksama 67 pegawai BPK yang pernah bertemu Iwan. Pemeriksaan terakhir, tidak ada satu pun dari 67 pegawai BPK yang memiliki gejala terkena flu burung.Demikian penjelasan dr Chusnul Hidayati, dokter yang memimpin poliklinik BPK, saat ditemui detikcom di ruang kerjanya di Kantor BPK, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (20/7/2005). Sebelumnya, Chusnul juga pernah menangani Iwan Siswara dari 11 hingga 17 Juni 2005.Menurut Chusnul, hingga saat ini, pihaknya belum menerima laporan dari BPK mengenai hasil laboratorium Badan Kesehatan Dunia (WHO) di Hong Kong itu. "Belum ada pemberitahuan dari Depkes. Saya baru dengar dari media massa. Dan saya sudah berusaha mencari tahu ke Dirjen-Dirjen Depkes, namun telepon mereka tidak bisa dihubungi," kata Chusnul.Chusnul juga mengaku telah menghubungi WHO. "Namun, jawaban dari orang WHO, laporan itu langsung dikasih ke Ibu Menteri. Katanya, mungkin besok akan diberitahukan mengenai hal ini," jelas dia.Untuk berjaga-jaga terjadap penularan flu burung, hingga saat ini, kata Chusnul, pihaknya terus melakukan tindakan preventif. Selain terus melakukan penyuntikan vaksin antiviral kepada sekitar 60 orang, juga dilakukan penyemprotan."Sampai sekarang, sudah 42 orang yang divaksinasi. Kita targetkan ada 60-an orang diberi vaksin," kata Chusnul. Program vaksinasi flu ini mulai dilakukan sejak Selasa kemarin, 19 Juli 2005.Chusnul juga menyampaikan bahwa saat ini pihaknya terus memantau perkembangan kesehatan 67 pegawai BPK. Para pegawai tersebut dipantau karena mereka pernah bertemu dan melakukan kontak dengan Iwan Siswara.Namun, hingga hari ini, dari 67 orang itu tidak ada satu pun yang memiliki gejala-gejala flu burung. Data yang disodorkan Chusnul kepada detikcom, suhu badan 67 orang itu tetap normal, sekitar 36 derajat Celcius. Tidak satu pun dari mereka yang mengalami demam tinggi. "Hasil pemantauan terhadap mereka selalu kita kirim ke Depkes," ungkap dia.Sementara itu, Kepala Bagian Humas BPK Gunarwanto menyatakan, sejak Selasa kemarin, 19 Juli 2005, BPK sudah melakukan sosialisasi kepada pegawai dengan menempelkan selebaran-selebaran tentang flu burung. "Kalau ada yang mengalami panas, sesak nafas, batuk-batuk supaya segera melapor ke dokter BPK," kata dia.Menurut dia, kekhawatiran para pegawai BPK tertular flu burung memang ada. "Tapi kan, siapa saja yang ada kemungkinan terkena, telah diseleksi dulu oleh dokter Chusnul," jelas Gunarwanto.Chusnul mengakui, memang banyak anggota BPK yang datang kepada dirinya hanya sekadar mengecek apakah mereka tertular atau tidak. Tapi setelah diseleksi, hanya sekitar 67 orang yang perlu dipantau terus kesehatannya.
(asy/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































