BNI Ajak Ribuan Pemudik Bertransaksi di Pasar Murah Yap!

BNI Ajak Ribuan Pemudik Bertransaksi di Pasar Murah Yap!

Muhammad Idris - detikNews
Selasa, 12 Jun 2018 21:42 WIB
BNI Ajak Ribuan Pemudik Bertransaksi di Pasar Murah Yap!
Foto: Dok. Bank BNI
Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memberangkatkan 1.000 pemudik menggunakan kereta api dari Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (12/6/2018). Sebelum diberangkatkan, para pemudik diajak mencoba bertransaksi menggunakan aplikasi pembayaran BNI Yap! di Pasar Murah Yap! yang khusus dibuka bagi peserta BNI Digimudik 2018 di kawasan Stasiun Gambir.

Corporate Secretary BNI Kiryanto mengatakan, di Pasar Murah Yap! tersebut, para pemudik dapat memperoleh beragam barang dengan harga khusus dan sangat murah. Barang yang dijual antara lain paket snack, paket sembako, dan biskuit.

Harganya beragam, yaitu Rp 1.946 untuk paket snack, paket sembako, dan biskuit kaleng, Rp 10.000 untuk kaus, serta harga Rp 72 untuk membeli minuman teh kemasan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Harga Rp 1.946 merupakan pilihan harga yang angkanya sama dengan tahun didirikannya BNI. Adapun harga Rp 72 disesuaikan dengan usia BNI yang akan mencapai 72 tahun pada 5 Juli 2018," jelas Kiryanto dalam keterangan tertulis, Selasa (12/6/2018).

Diungkapkannya, aplikasi Yap! (Your All Payment) merupakan aplikasi berbasis QR Code Scanning yang dananya dapat bersumber dari Kartu Debit BNI, Kartu Kredit BNI, dan uang elektronik BNI (UnikQu).

Setiap pemudik mulai diperkenalkan dengan BNI Yap! pada saat registrasi ulang di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) untuk pemudik bus (8 Juni 2018) dan pemudik kereta (12 Juni 2018). Dengan demikian, BNI telah menjalankan literasi produk perbankan termutakhir terhadap ribuan peserta BNI Digimudik 2018.


Menurutnya, pada mudik kereta kali ini, para pemudik diangkut menggunakan beberapa rangkaian kereta, yaitu Kereta Taksaka dengan tujuan akhir Yogyakarta, Kereta Argo Lawu dengan tujuan akhir Solo, dan Kereta Argo Anggrek dengan tujuan akhir Surabaya.

"Pengenalan BNI Yap! merupakan salah satu wujud penerapan sistem digital pada program mudik gratis bersama BNI tahun ini, terutama digitalisasi transaksi para pemudik di Pasar Murah Yap. Digitalisasi mudik juga diterapkan dalam bentuk pendaftaran calon pemudik yang hanya dapat dilaksanakan secara online. Selain itu, info program promo BNI selama Lebaran juga dapat diketahui masyarakat melalui aplikasi BNI Experience," terang Kiryanto.

BNI Ajak Ribuan Pemudik Bertransaksi di Pasar Murah Yap!Foto: dok. Bank BNI

Hadir pada pelepasan mudik kereta api di Stasiun Gambir, Staf Khusus Menteri Perhubungan Bidang Hubungan Internasional Dewa Made Sastrawan, Wakil Direktur Utama BNI Herry Sidharta, Direktur Bisnis Ritel BNI Tambok P Setyawati, Kepala Daerah Operasi 1 Jakarta PT Kereta Api Indonesia (KAI) Dadan Rudiansyah, dan segenap jajaran komisaris, direksi BNI, dan direksi anak perusahaan BNI.

Angkut Santri

Dikatakan Kiryanto, salah satu keunikan Mudik oleh BNI yang diberi nama BNI Digimudik 2018 ini adalah adanya lebih dari 400 santri dan para penghafal Alquran (hafiz) yang berkesempatan pulang kampung tanpa perlu memikirkan biaya dan moda transportasinya. Program mudik para santri dan hafiz tersebut merupakan bagian dari kolaborasi BNI dan anak perusahaan, BNI Syariah.

Pada kesempatan ini, sebanyak 50 santri dari Panti Asuhan Al-Mubarok, Banten, diberangkatkan dari Jakarta menuju Solo, Jawa Tengah. Santri lainnya dipulangkan dari Pondok Pesantren Nurul Jadid, Probolinggo, Jawa Timur, ke Denpasar, Bali. Begitu juga 90 santri lainnya dari Pondok Pesantren wisata An Nur II ke Denpasar, Bali. Adapun 100 santri lainnya mudik dari Tambak Beras, Jombang menuju Banyuwangi, Jawa Timur.


"Sementara itu, sebanyak 127 keluarga penghafal Alquran juga mendapatkan apresiasi dari BNI Syariah, salah satu anak usaha BNI. Mereka menjadi peserta BNI Digimudik 2018 yang diberangkatkan dari beberapa lokasi di Jabodetabek menggunakan moda kereta api eksekutif menuju Yogyakarta, Solo, dan Surabaya dari Stasiun Gambir, Jakarta, pada 12 Juni 2018," papar Kiryanto.

Sinergi BUMN

Pada kesempatan sebelumnya, BNI telah bersinergi dengan Garuda Indonesia untuk memberangkatkan 250 pemudik ke kampung halamannya dengan menggunakan pesawat terbang. Seluruh pemudik ini dilepas secara bersamaan oleh jajaran Komisaris dan Direksi BNI dari Stasiun Kereta Bandara BNI City, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta.

Ini merupakan bagian dari sinergi BNI dengan PT Railink, salah satu anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero), pada Jumat (8/6/2018). Pada hari yang sama, pemudik BNI yang menggunakan lebih dari 100 bus telah diberangkatkan dari parkir utara Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

BNI juga telah berpartisipasi dalam program Mudik Gratis Bareng BUMN 2018 yang dilepas pada Sabtu (9/6/2018) di parkir Pantai Carnaval Ancol, Jakarta, dengan memberangkatkan satu bus. Secara keseluruhan, demi mendukung program Mudik Gratis Bareng BUMN 2018, BNI telah memberangkatkan 7.500 pemudik yang terdiri atas 6.250 pemudik menggunakan bus, 1.000 pemudik menggunakan kereta, dan 250 pemudik menggunakan pesawat.

BNI Ajak Ribuan Pemudik Bertransaksi di Pasar Murah Yap!Foto: Dok. Bank BNI

"BNI Digimudik 2018 ini dilaksanakan sebagai bentuk apresiasi terhadap loyalitas nasabah dan menjadi sarana bagi BNI untuk memaksimalkan program akuisisi dalam upaya meningkatkan Dana Pihak Ketiga (DPK). Aktivitas ini juga sekaligus menjadi bentuk kepedulian BNI untuk membantu pemerintah dalam mengatasi masalah transportasi," kata Kiryanto.


BNI mengantarkan para pemudik bus ke tujuh jurusan atau kota besar di Jawa, yaitu Cirebon, Purwokerto, Semarang, Surabaya, Malang, Yogyakarta, dan Solo serta tiga kota di Sumatera, yaitu Palembang, Padang, dan Lampung.

Adapun moda kereta diperuntukkan bagi pemudik ke jurusan Yogyakarta, Solo, dan Surabaya. Khusus untuk pesawat, BNI menyiapkan tiket maskapai penerbangan Garuda Indonesia untuk tujuan Surabaya dan Solo.

BNI Digimudik 2018 kali ini juga disemarakkan oleh kepulangan para pekerja migran Indonesia (PMI) dari beberapa negara tempat mereka bekerja, yaitu dari Singapura, Hong Kong, dan Korea Selatan.

Para PMI ini secara bersamaan telah tiba di Jakarta sejak 7 Juni 2018. Kemudian mereka diinapkan di hotel bintang di sekitar TMII. Keesokan harinya, mereka diberangkatkan menggunakan moda bus ke berbagai kota tujuan mereka. (idr/ega)


Berita Terkait