Mahasiswa UIN Alauddin Bentrok dengan Staf Kejati
Rabu, 20 Jul 2005 16:56 WIB
Makassar - Puluhan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar menutup pintu masuk kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan di Jalan Urip Sumoharjo. Penutupan ini dilakukan setelah terjadi bentrokan antara mahasiswa dengan staf Kejati Sulsel, Rabu (20/7/2005).Awalnya, aksi sekitar 50 mahasiswa ini berlangsung damai. Mahasiswa mendemo Kejati Sulsel setelah menengarai adanya penjualan barang bukti ribuan liter solar yang pernah disita pihak kepolisian dari sebuah kapal tanker.Mahasiswa Alauddin menduga barang bukti solar sudah tidak ada dan menanyakan ke pihak Kejati. Namun, beberapa staf Kejati langsung menutup pintu masuk kantor Kejati mengetahui puluhan mahasiswa datang. Jengkel dengan adanya penutupan pintu gerbang, mahasiswa UIN Alauddin melampiaskan dengan membakar ban bekas. Saat membakar ban, beberapa staf Kejadti jengkel dan melarang mahasiswa dengan alasan menggangu pengendara yang akan masuk kantor Kejati.Namun mahasiswa tak menggubris larangan tersebut. Mereka tetap membakar ban-ban bekas. Kesal larangannya tak diindahkan mahasiswa, salah seorang staf Kejati memukul salah satu peserta aksi demonstrasi. Pemukulan ini ternyata memicu mahasiswa untuk melawan dengan mengambil batu dan melempari para sfat Kejati. Akhirnya, saling lempar batu tak dapat dielakkan. Puluhan staf Kejati kemudian mengejar mahasiswa hingga ke jalan. Beruntung petugas kepolisian segera datang melerai, kemudian menghalau staf kejaksaan untuk masuk ke dalam kantor. Beberapa motor mahasiswa rusak terkena lemparan batu.Mahasiswa yang masih marah ganti menguber staf Kejati. Saat ini, pukul 16.45 WIB, mereka menutup pintu pagar kantor Kejati Sulsel dan melarang karyawan pulang.
(jon/)











































