Para Senator Ngotot Undang SBY

Pidato Kenegaraan

Para Senator Ngotot Undang SBY

- detikNews
Rabu, 20 Jul 2005 16:35 WIB
Jakarta - Bak disambar petir di siang bolong, DPD tak percaya Presiden SBY menolak berpidato di hadapan para senator pada 15 Agustus 2005. Lobi-lobi ke SBY pun akan digencarkan.Selain melayangkan undangan tertulis, DPD berencana akan menemui Presiden SBY dalam waktu dekat ini.Anggota DPD Sarwono Kusumaatmadja optimistis Presiden SBY akan memenuhi undangan berpidato tersebut."Mensesneg agak meleset karena tidak mungkin presiden yang kita kenal sangat hati-hati dan bijak, berbuat sesuatu yang prematur. Presiden tidak mungkin menolak undangan DPD sebelum kami mengirim undangan," kata Sarwono dalam jumpa pers di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Rabu (19/7/2005). DPD sendiri juga diundang menghadiri pidato Presiden di depan DPR pada 16 Agustus. Menurut Sarwono, DPD akan menghadiri undangan DPR itu. Wakil Ketua DPD Irman Gusman bertekad akan tetap memperjuangkan agar Presiden SBY mau hadir pada 15 Agustus di depan DPD. "Kami tetap minta presiden berbicara di depan DPD," tandas. Pada Selasa (18/7/2005) kemarin, pemerintah memutuskan tidak akan menyampaikan pidato kenegaraan mengenai Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) dan Nota Keuangan 2005 di hadapan anggota DPD. Pertimbangannya mengacu pada pasal 23 UUD 45 yang menyebutkan bahwa penyampaian nota keuangan dan RAPBN diajukan oleh Presiden untuk dibahas bersama DPR dengan memperhatikan pertimbangan DPD.Selain itu aturan di pasal 44 UU No.22/2003 tentang Susunan dan Kedudukan, dijelaskan DPD memberikan pertimbangannya pada DPR atas RAPBN, rancangan UU pajak, pendidikan dan agama dalam bentuk tertulis sebelum memasuki tahap pembahasan antara DPR dengan pemerintah berlangsung. (aan/)


Berita Terkait